Karya tersebut adalah lukisan berjudul Piringan Berlubang dengan Lempengan Bersisa Emas karya pelukis Ahmad Sadali. Lukisan bertarikh 1977 itu terjual dengan harga Rp 600 juta. Almarhum Sadali merupakan pelukis abstrak senior lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).
![]() |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berpidato di acara itu, Arief Yahya mengatakan, kini kerja sama Pentahelix menjadi rumus penting dalam pengembangan pariwisata. Selain itu juga berguna untuk menjangkau kalangan perupa.
"Pentahelix dalam pariwisata bisa juga diaplikasikan dalam pengembangan seni rupa,” ujar menteri yang juga insinyur alumnus ITB itu.
Terlihat hadir di acara itu Ketua Umum YPM Salman ITB Syarif Hidayat, Ketua IA ITB 81 Arlan Septia, serta Rina Ciputra Sastrawinata selaku presiden direktur Ciputra Artpreneur.
Arief Yahya memang getol menerapkan rumus Pentahelix dalam pariwisata. Rumus itu melibatkan kalangan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media.
Istilah rumus Pentahelix juga dikenal dengan rumus ABCGM, yakni academician, business, community, government, dan media.
Arief Yahya juga menegaskan, acara lelang seperti ini harus didukung dengan peliputan media. “Karena persepsi media lebih kuat daripada kenyataan,” ujarnya.
