Batik Ahok dari Sidang ke Sidang

Antara Foto, AFP, MI, CNN Indonesia | Rabu, 10/05/2017 10:54 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Selama menjalani sidang, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok konsisten menggunaka kemeja batik, yang secara tidak langsung menggambarkan kepribadiannya.

Dalam sidang yang berlangsung tanggal 24 April 2015, Basuki Tjahaja Purnama atau ahok menggunakan batik motif parang pamor. Dalam bahasa Jawa, pamor berarti energi yang terpancar dalam diri seseorang. Dengan garis batik asimetrik, aura karismatik terpancar saat Ahok memasuki gedung sidang. (AFP PHOTO/POOL/Miftahul HAYAT)
Dalam sidang 21 Desember 2016, Basuki Tjahaja Purnama memasuki ruang sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan menggunakan kemeja batif bermotif Parang Klitik. Motif ini meiliki ukuran lebih kecil dan sering digunakan untuk menggambarkan perilaku halus dan bijaksana. (ANTARA FOTO/Pool/M Agung Rajasa/pd/17)
Di sidang putusan, Ahok menggunakan batik biru yang menampilkan variasi motif dari parang dan buketan yang menampilkan keragaman bentuk bunga. Motif bunga sendiri merupakan motif batik modern yang dianggap sebagai ekspresi keindahan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc/17)
Dalam sidang ke-10 kasus penistaan agama, Ahok memasuki ruang sidang dengan menggunakan batik bermotif semar. Dalam filosofi Jawa, Semar ini berarti memiliki sifat yang membangun dan melaksanakan perintah Tuhan untuk kesejahteraan manusia. Hal yang agak ironis mengingat kasus tuntutan yang dijalaninya. (MI/Pool/RAMDANI)
Dalam sidang 20 April 2017, Ahok menggunakan batik bermotif burung merak berwarna hijau dan hitam. Dalam psikologi warna, hijau kerap dianggap sebagai representasi warna alam. Dedaunan memberi kesan sejuk, relaks dan menenangkan. (AFP PHOTO/POOL/Tatan Syuflana)
Dalam sidang 27 Desember 2016, Ahok menggunakan batik motif teruntum berwarna gelap. Truntum berasal dari kata dalam bahasa Jawa, teruntum-tuntum yang artinya tumbuh lagi. Motif truntum menggambarkan bunga tampak depan dan menggunakan warna hitam sebagai dasar. (AFP PHOTO/POOL/ Bagus INDAHON)
Saat menghadiri sidang tanggal 20 Desember 2016, Ahok menggunakan batik pekalongan dengan motif kombinasi motif buketan dan burung walet. Motif yang terakhir ini menggambarkan kegembiraan dan kebahagiaan. (AFP PHOTO/POOL/Adek BERRY)
Dalam sidang ke-16, Ahok kenakan baju batik modern warna coklat muda dengan motif gelombang kecil yang dipadupadankan dengan motif sulur. Warna coklat sendiri menunjukkan arti persahabatan, dapat diandalkan, praktis dan pekerja keras. Hal yang terakhir ini jelas menggambarkan sosok Ahok. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./aww/17)