Trik 'Memuluskan' Hubungan Pernikahan Sekantor

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Senin, 22/05/2017 07:17 WIB
Trik 'Memuluskan' Hubungan Pernikahan Sekantor ilustrasi (Thinkstock/Betyarlaca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di Indonesia, sudah jadi cerita lama jika ada pasangan yang bekerja dalam satu perusahaan, salah satu diharuskan mengundurkan diri. Hal ini pun diatur dalam undang-undang khususnya Pasal 153 Ayat 1 huruf f UU Ketenagakerjaan.

Pasal ini pula yang melandasi perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan. Beberapa waktu lalu, sejumlah karyawan swasta menggugat peraturan tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menjalin hubungan asmara dengan teman sekantor bukan hal yang mustahil, apalagi jika status seseorang masih single. Ini jadi hal yang tak terelakkan, karena Anda tak akan tahu kapan dan di mana bakal bertemu jodoh. 

Bertemu jodoh dan menikah dengan teman sekantor bukan hanya terjadi di Indonesia. Pekerja di negara-negara lain juga banyak mengalami hal serupa. Meski sama-sama khawatir akan menganggu kinerja dan efektivitas kerja, namun tiap pasangan sekantor pasti punya triknya sendiri agar hubungan berjalan mulus.

Melansir dari Daily Mail, beberapa pasangan berbagi pengalaman mereka menemukan teman hidup di lingkungan kerja. Mereka juga berbagi trik agar hubungan berjalan mulus tanpa merusak profesionalisme kerja.

Direktur grup Randstand, Steve Sheperd berbagi pengalamannya menghadapi situasi rumit ini. Steve bertemu sang istri, Joanne di tempat kerja yang sama. 
"Jika Anda menjalin hubungan (romantis) di kantor, saran saya adalah kebijaksanaan," kata Steve.

Ia berkata, perhatian berlebihan pada pasangan di depan teman-teman sekantor bakal punya efek negatif. Selain itu kejujuran juga diperlukan dalam hubungan.

Menyembunyikan hubungan akan jadi masalah dan berdampak besar pada performa kerja dan dinamika tim, terutama saat hubungan sudah semakin dalam. 

Hanya saja, jika memutuskan untuk mengabarkan hubungan tersebut, Anda harus mempertimbangkan konsekuensinya. Konsekuensi yang dimaksud adalah dampaknya pada karier kedua belah pihak.

"Hal yang harus benar-benar dipertimbangkan adalah menjaga tingkat profesionalitas kerja dan mengontrol tingkah laku," katanya.

Selama seseorang tahu konsekuensi dari apa yang ia lakukan, lanjutnya, dan tidak berpengaruh pada pekerjaan, maka hubungan tidak akan memengaruhi seluruh kantor.

Ia bercerita, saat ia mulai berkencan dengan Joanne, ia merahasiakan hubungannya hingga 9 bulan bekerja. Setelah 18 bulan berpacaran, Steve resmi meminang Joanne, tepatnya 29 tahun lalu.

"Penting bagi kami berdua untuk fokus dalam karier dan apa yang paling penting adalah kami membuatnya jelas bahwa kami tidak ingin merusak hubungan dengan teman sekantor lain," kata ayah dua anak ini.

Foto: CNN Indonesia/Asfahan Yahsyi

Awalnya Dirahasiakan

Tak hanya Steve yang menemukan tambatan hati di tempat kerja. Rupanya Andy juga bertemu dengan istrinya, Fiona saat mereka sama-sama bekerja di sebuah perusahaan agensi. Andy berkata, rasa suka bisa timbul karena situasi kerja memungkinkan seseorang untuk menghabiskan waktu bersama selama jam kerja yang panjang.

"Awalnya kami merahasiakan hubungan ini, kami tidak tahu apa ini akan berlanjut atau tidak. Namun kemudian, kami mulai bercerita pada satu dua orang teman sekantor. Orang-orang pun mulai membicarakan hal ini jadi kami mengaku kalau kami berpacaran," tutur Andy.

Perlu enam bulan sebelum hubungan masuk ke tahap 'serius'. Andy mengakui, hal ini lumayan menantang di awal. Ia beruntung karena ia dan sang istri bekerja dalam tim yang berbeda. 

Dapat diakui, lingkungan kerja bisa jadi tempat yang pas untuk menemukan pasangan potensial yang punya ketertarikan dan ambisi serupa. Demikian pula dengan Andy. Ia menemukan bahwa dirinya dan sang istri punya mimpi yang sama, yakni ingin melakukan perjalanan berkeliling dunia.

Ia dan Fiona menikah pada 2014 di Skotlandia, negara asala Fiona. Pernikahan tersebut dihadiri temen-teman sekantor mereka. Kini mereka tinggal di Sydney, Australia.

Menurutnya, sejauh pasangan serius dengan hubungan yang mereka jalani, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan menjalin hubungan asmara dengan teman sekantor.
"Penting juga untuk terbuka pada teman sekantor dan atasan, bahwa anda punya hubungan serius dengan teman kerja karena ini akan menghapus rumor di kantor," katanya.


ARTIKEL TERKAIT