Melansir Reuters, WHO mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan India telah melaporkan tiga kasus Zika yang sudah dikonfirmasi dari negara bagian Barat Gujarat.
Kasus itu dideteksi saat pengujian pada Februari dan November tahun lalu. Satu kasus lagi terdeteksi pada Januari tahun ini.
Lihat juga:Takut Zika, Wanita Brasil Menolak Hamil |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Temuan ini menunjukkan transmisi virus Zika masih rendah dan kasus baru [masih] bisa terjadi di masa depan," kata WHO dalam pernyataan resmi di situsnya.
"Virus Zika diketahui beredar di Wilayah Asia Tenggara dan temuan ini tidak mengubah risiko global."
Zika adalah virus yang berekspansi menggunakan nyamuk sebagai ‘kurir.’ Menurut Centres for Disease and Prevention, jenis nyamuk yang berperan sebagai pembawa virus itu adalah Aedes aegypti dan Ae aldopictus.
Namun sebenarnya tak hanya dua spesies nyamuk di atas yang bisa ditumpangi virus Zika. Peneliti menemukan hampir seluruh anggota genus Aedes dan beberapa jenis nyamuk lain juga bisa menjadi ‘kurir’ untuk Zika.
Lihat juga:Virus Zika Ditemukan dalam Cairan Vagina |