HUT Jakarta

Tiga Hal Seru untuk Menikmati Ulang Tahun Jakarta

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Kamis, 22/06/2017 15:30 WIB
Tiga Hal Seru untuk Menikmati Ulang Tahun Jakarta Menikmati Jakarta dengan mengunjungi tempat ikonik seperti Monas. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Merayakan ulang tahun identik dengan menyanyikan lagu, mengucapkan permohonan, kemudian baru meniup lilin. Semuanya bisa terjadi saat yang berulang tahun teman, sahabat atau keluarga kita. Lalu, bagaimana jika yang berulang tahun kota tempat tinggal kita?

Jakarta hari ini berulang tahun yang ke-490. Penetapan 22 Juni sebagai tanggal resmi kelahiran Jakarta tak lepas dari peran Sudiro, Walikota Jakarta periode 1953-1960. Menurut Alwi Shahab dalam bukunya "Saudagar Baghdad dari Betawi", disebutkan bahwa Sudiro mengumpulkan beberapa sejarawan di Balai Kota dan khusus pada tiga sejarawan yakni Moh. Yamin, wartawan senior Sudarjo Tjokrosisworo dan Dr Sukanto, diminta untuk meneliti tanggal didirikannya kota Jakarta.

Dari ketiga sejarawan ini, hanya Dr Sukanto yang berhasil menemukan setelah berbulan-bulan melakukan penelitian. Tanggal 22 Juni 1527 dianggap sebagai hari keberhasilan Fatahillah menaklukkan Portugis di Teluk Jakarta. Hingga kini, 22 Juni diperingati sebagai hari kelahiran kota Jakarta.

Tak perlu tiup lilin, berikut ragam kegiatan yang bisa Anda lakukan dalan rangka hari kelahiran Jakarta.


Pakai Transportasi Umum

Tiap tahun seperti harapan untuk Jakarta adalah "semoga Jakarta bisa bebas dari kemacetan", tapi harapan ini nampaknya kurang direalisasikan dalam langkah nyata, salah satunya dengan penggunaan transportasi umum. Buktinya, hasil kajian Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek pada 2015 lalu, hanya 24 persen pengguna jalan yang menggunakan moda transportasi umum seperti Transjakarta atau kereta rangkaian listrik (KRL).

Warga lebih banyak menggunakan kendaraan bermotor pribadi untuk bepergian. Menurut data Dinas perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta 2015 menunjukkan jumlah kendaraan bermotor di Jakarta lebih dari 7 juta unit. Angka ini semakin bertambah sekitar 8,12 persen per tahun.

Oleh karena itu, merayakan ulang tahun kota metropolitan ini kita bisa menikmati Jakarta dengan transportasi umum seperti Transjakarta atau Commuterline. Jika terbiasa naik kendaraan pribadi, mungkin naik Transjakarta atau Commuterline bisa jadi pengalaman seru, sekaligus menyumbang langkah nyata untuk mengurangi sesaknya ibu kota Indonesia ini.

1. Mengunjungi Ikon Kota Jakarta

Belum ke Jakarta namanya kalau belum ke Monumen Nasional atau Monas. Monumen yang dirancang oleh arsitek Soedarsono dan F. Silaban ini mulai dibangun pada 1961 dan selesai pada 1975. Terletak di tengah-tengah lapangan Merdeka, Soekarno dan Hatta pernah mengadakan rapat raksasa untuk menghimpun kekuatan rakyat.

Monas berbentuk lingga yoni setinggi 132 meter. Bagian bawah Monas terdapat Museum Nasional. Di sini terdapat sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Selain itu juga terdapat diorama sejarah Indonesia dari zaman pra sejarah hingga peristiwa G30S/PKI.



Anda juga dapat mengunjungi pelataran puncak monumen setinggi 115 meter dari permukaan tanah dengan lift. Jika cuaca bagus, Anda dapat menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian. Gunung Salak, di Bogor juga dapat terlihat dari arah selatan.

2. Jelajah Museum

Merayakan ulang tahun Jakarta juga bisa dilakukan dengan mengunjungi museum-museum di kota ini. Museum bagi sebagian orang mungkin dianggap sebagai tempat yang gelap, kuno dan membosankan. Padahal, jika mau masuk dan berkeliling, mungkin Anda akan menemukan hal baru dan tahu hal baru, termasuk tahu sejarah bangsa kita. Kalau mengutip kata-kata Soekarno, "Jas Merah" alias jangan sekali-sekali melupakan sejarah.

Museum-museum di Jakarta rupanya terus berbenah demi menggaet pengunjung, salah satunya Museum Nasional di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Bagi Anda yang mengunjungi Monumen Nasional, tak ada salahnya mampir ke gedung dengan patung gajah di depannya ini.

Mereka punya program jelajah, yakni program kunjungan ke museum dengan metode interaktif dan biaya sangat murah, Rp2 ribu untuk anak-anak dan Rp5 ribu untuk orang dewasa. Pengunjung dapat mengetahui isi museum dengan lakon cerita dan pentas seni. Pihak museum bekerja sama dengan Teater Koma dan Dapoerdongeng. Sayangnya, program hanya dilakukan sebulan sekali saat akhir pekan, ditambah lagi program ini hanya berjalan hingga Oktober nanti.

'Spot' menarik lain seputar museum adalah Museum Fatahillah yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Mengunjungi Museum Fatahillah berarti Anda mengintip sejarah kota Jakarta, sejak zaman pra sejarah, masa kejayaan pelabuhan Sunda Kelapa, era penjajahan hingga masa kemerdekaan.

Koleksi yang menarik perhatian di sini antara lain Prasasti Ciaruteun peninggalan Kerajaan Tarumanegara, meriam Si jagur, sel tahanan pahlawan nasional, Untung Suropati dan Pangeran Diponegoro, lukisan para jenderal VOC serta keramik, gerabah dan prasasti-prasasti.

3. Belanja di Jakarta Fair Kemayoran

Pekan Raya Jakarta atau kini lebih dikenal dengan nama Jakarta Fair Kemayoran selalu jadi agenda wajib di hari ulang tahun Jakarta. Bertempat di arena JIEXPO Kemayoran, terdapat ratusan tenant dengan produk-produk andalan mereka. Warga bisa berbelanja dengan harga terjangkau karena peserta pameran menyediakan diskon.

JFK akan berlangsung hingga 16 Juli 2017 mendatang. Jangan lewatkan pesta kembang api tepat di hari Lebaran, H plus 1 Lebaran dan saat penutupan. Tak hanya belanja, Anda juga bisa menikmati aneka kuliner Betawi yang mungkin jarang ditemukan, seperti kerak telor atau selendang mayang.