Sembilan Makanan Khas Amerika yang Ternyata dari Negara Lain
Ferdy Thaeras | CNN Indonesia
Senin, 03 Jul 2017 15:46 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Foto: Thinkstock/rez-art
Jakarta, CNN Indonesia -- Selama ini, banyak orang yang berpikir bahwa makanan seperti burger, hot dog hingga donat merupakan kuliner khas Amerika yang lahir di sana.
Pada kenyataannya, banyak orang yang tertipu karena sembilan makanan yang identik dengan budaya Amerika ini berasal dari negara lain, seperti dilansir Huffington Post. Apa sajakah mereka?
Dari namanya, Hamburger disangka perpaduan daging Ham dan Burger. Ternyata yang benar adalah Hamburger diambil dari kota Hamburg, Jerman. Terima kasih kepada Amerika yang mempopulerkan makanan tersebut ketimbang tanah kelahirannya.
2. Donat dari Belanda
Foto: Thinkstock/styxclick
Sepotong donat dengan secangkir kopi merupakan sarapan instan yang sangat populer di Amerika. Aslinya, donat bernama Olykoeks yang berarti kue berminyak dalam bahasa Belanda. Saat dibawa ke Amerika dan berkembang menjadi donat yang disiram gula cair, seketika menjadi favorit dan legendaris.
Jika ditelusuri dari namanya, hot dog merupakan sebutan untuk sosis besar yang datang dari Belanda hingga Vienna. Sosis ini dipopulerkan pertamakali di Frankfurt, jerman, Vienna hingga Austria. Namun saat dibawa ke Amerika, warga Paman Sam menambahkan roti agar terasa lebih kenyang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4. Saus Tomat dari China
Foto: Thinkstock/loooby
Saos tomat merupakan bumbu tambahan yang selalu ditambahkan di setiap makanan khas Amerika. Namun berdasarkan sejarah, saos berasal dari China, yakni saos ikan. Tentara Inggris lalu membawanya ke seluruh dunia dan di abad ke-19, orang Amerika mulai menambahkan tomat di dalamnya.
5. Acar dari Mesopotamia
Foto: Thinkstock/bigacis
Di setiap swalayan di Amerika, acar menjadi kudapan favorit ataupun bahan utama masakan yang dikemas dalam toples kaca. Namun jika ditelusuri dari sejarah, makanan favorit Cleopatra ini berasal dari Mesopotamia yang sudah eksis sejak ribuan tahun yang lalu.
6. Ayam Goreng dari China, Timur Tengah dan Afrika Barat
Foto: Pixabay/sharonang
Dari sekian banyak restoran siap saji yang menu utamanya ayam goreng, tercipta anggapan kalau menu ayam yang dibaluri bumbu renyah ini dari negeri Paman Sam.
Ternyata metode ayam digoreng sudah diterapkan di China, Timur Tengah dan Afrika untuk ayam yang sudah tua dan tidak bisa bertelur. Karena daging ayam tua cenderung keras, makan mereka membalurnya dengan bumbu dan menggorengnya agar tekstur keras samar dengan renyahnya bumbu yang digoreng.
Salah satu menu favorit orang Amerika yang biasa ditemukan di diner-diner atau restoran khas Amerika. Pie sendiri diciptkan oleh orang Inggris dan resep tertuanya ditemukan tahun 1381.
8. Mustard dari Bangsa Romawi
Foto: Thinkstock/ajafoto
Mustard adalah salah satu saus favorit untuk menambah kuliner khas Amerika yang berwarna kuning cerah. Biji mustard ditemukan oleh bangsa Mesir kuno namun diproses menjadi saus oleh bangsa Romawi sebagai bahan makanan hingga perawatan badan.
9. Selai Kacang dari Bangsa Aztec
Foto: stevepb/Pixabay
Jauh sebelum bangsa Amerika menjadikannya sebagai menu utama untuk sarapan dengan roti, bangsa Aztec ternyata sudah menciptakannya terlebih dahulu. Sama-sama di Amerika, namun peradaban Aztek lebih mengarah kepada Meksiko. (frt/frt) Add as a preferred source on Google