Chester Bennington, dan Keinginan Bunuh Diri Bisa Dihindari

Rahman Indra , CNN Indonesia | Jumat, 21/07/2017 10:10 WIB
Chester Bennington, dan Keinginan Bunuh Diri Bisa Dihindari Vokalis Linkin Park, Chester Bennington menambah daftar panjang pesohor yang mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas. Keinginan bunuh diri bisa dihindari. (Foto: Rich Fury)
Jakarta, CNN Indonesia -- Vokalis band Linkin Park, Chester Bennington menambah daftar panjang pesohor yang mengakhiri hidupnya lewat jalan pintas, yakni bunuh diri. Kabar ini berselang tak lama usai Oka Mahendra Putra, mantan kekasih selebgram Awkarin yang juga meninggal dunia karena bunuh diri.

Rentannya para pesohor atau selebriti yang memilih mengakhiri hidup lewat jalan pintas membuat banyak pihak menyayangkan. Apalagi mengingat mereka seorang figur yang bisa saja menjadi idola. Dorongan untuk bunuh diri ini mestinya dapat dihindari. 

Psikolog Livia Iskandar menilai setidaknya ada dua faktor yang paling mempengaruhi yakni dari dalam diri sendiri dan dari luar. Faktor dari dalam, adalah ketika seseorang tidak bisa mengolah rasa stres yang dialami.

"Sumber stres bisa sama tapi bagaimana kita memandang sumber stres tersebut yang dapat menentukan reaksi kita," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (21/7).


Livia mengatakan generasi saat ini memang cenderung rentan mengalami stres dan depresi akibat gaya hidup kekinian yang serba instan dan mudah. Oleh karenanya, ketika mereka menghadapi masalah, kadang penyelesaian secara instan dianggap lebih baik. Padahal, menurut Livia, tidak seperti itu karena segala sesuatu membutuhkan proses.

"Ada hal yang bisa kita kendalikan, ada juga yang tidak, hal-hal yang di luar kendali, itulah yang mesti dilepas," ujarnya.

Hal itu ditambah lagi oleh faktor dari luar. Ketika lingkungan terdekat, seperti keluarga dan teman tidak peduli akan gejala stres yang dirasakan seseorang, hal tersebut membuat dia kehilangan harapan.

Cegah jalan pintas

Lingkungan, menurut Livia, mestinya dapat berperan mencegah seseorang bunuh diri dengan alasan stres atau depresi. Di antaranya mengenali gejala atau tanda-tanda seperti perubahan perilaku dan memberi perhatian serta menawarkan bantuan.

Menurut Livia, seseorang yang stres dan punya kecendrungan bunuh diri diawali dengan perubahan sikap yang biasanya ceria lalu mendadak murung atau kehilangan minat terhadap kegiatan apapun. Bahkan termasuk kegiatan yang awalnya ia sukai.

Jika memang tidak mau atau enggan bercerita pada orang lain, disarankan untuk ke tenaga profesional seperti psikolog untuk konsultasi, jika tidak ada kemajuan atau dampak positif, psikolog akan merujuk ke psikiater.
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Melepas Chester Bennington