Kepala Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi ESDM, Kasbani, memaparkan hingga seminggu setelag letusan atau Rabu (9/8) pukul 12 siang, tingkat aktivitas Gunung Sinabung masih pada level IV atau awas.
“Selain menjauhi puncak, masyarakat juga diimbau untuk membersihkan atap rumah dari abu vulkanis agar tidak roboh. Serta membersihkan tempat penampungan air agar dapat layak dikonsumsi,” kata Kasbani melalui keterangan tertulis dari situs resmi ESDM, seperti yang dilansir dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:FOTO: Tanah Karo Diselimuti Abu Sinabung |
Kasbani lanjut mengatakan, masyarakat yang tinggal di sekitar sungai juga diminta berjaga, karena potensi banjir lahar masih mungkin terjadi.
Gunung Sinabung berada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.
Lihat juga:VIDEO: Dampak Letusan Gunung Sinabung |
Pasca kejadian awan panas guguran pada 28 April 2015, kubah lava di puncak terus mengalami pertumbuhan.
Volume kubah semakin membesar, hampir 2 kali lipat dari sebelumnya dan tidak stabil, sehingga berpotensi guguran lava pijar, aliran lava, dan awan panas.
(ard)