Negara dengan Aturan Ganja yang Lebih 'Santai'

Ardita Mustafa, CNN Indonesia | Kamis, 10/08/2017 15:41 WIB
Negara dengan Aturan Ganja yang Lebih 'Santai' Ilustrasi. (REUTERS/Lucy Nicholson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penggunaan ganja telah lama menjadi perdebatan di Indonesia. Ada yang mendukung, ada yang menolak.

Ganja kembali menjadi tema pemberitaan di Tanah Air setelah penyanyi Marcello Tahitoe, atau yang akrab dipanggil Ello, ditangkap polisi karena dugaan penggunaan ganja pada Kamis (10/8).


Jika di Indonesia penggunaannya masih dilarang, beberapa negara di dunia malah sudah mengizinkan penduduknya menggunakan ganja, asal dengan takaran yang sesuai aturan. Karena selain untuk rekreasi, ganja juga sering digunakan untuk pengobatan.


Berikut ini ialah beberapa negara yang populer sebagai destinasi wisata dan "mengizinkan" penggunaan ganja. Tapi ingat, walau bebas menikmatinya di rumah atau di kafe, penggunaan ganja di luar ruang tetap dilarang di beberapa negara ini:

Spanyol

Pemerintah Spanyol telah lama mengizinkan penggunaan ganja untuk pribadi. Negara ini sempat mengalami krisis ekonomi, namun wisata ganja malah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

[Gambas:Instagram]

Portugal

Potugal adalah negara Eropa pertama yang tidak menghukum pengguna kokain, heroin atau ganja sejak 2001. Walau ganja dan kawan-kawannya masih terlarang, namun penggunanya tidak akan dipenjara, melainkan didenda atau direhabilitasi.

[Gambas:Instagram]

Kanada

Negara yang dipimpin oleh Perdana Menteri Justin Trudeau ini memang tak mengizinkan penduduknya menggunakan ganja untuk rekreasi. Namun, pemerintahnya mengizinkan ganja untuk digunakan sebagai pengobatan.

[Gambas:Instagram]

Israel

Penggunaan ganja sebagai pengobatan telah menjadi hal yang populer di Israel. Bahkan pemerintah mendanai setiap penelitian yang berkaitan dengan pengobatan ganja. Saat ini di sana sedang dilakukan penelitian mengenai penggunaan ganja untuk mengobati ketergantungan narkoba sampai kanker.

[Gambas:Instagram]

Belanda

Memiliki ganja dalam jumlah besar dianggap suatu kejahatan di Belanda, tapi tidak dengan jumlah yang telah ditetapkan oleh pemerintahnya. Negara Kincir Angin ini telah mengizinkan penduduknya menikmati ganja di rumah atau kafe sejak 1972.

[Gambas:Instagram]

Uruguay

Keberadaan bandar ganja membuat pemerintah Uruguay memutuskan untuk mengizinkan penggunaan ganja pada 2013. Hasilnya, jumlah bandar ganja yang sering melakukan aksi kriminal berkurang. Terjangkaunya harga ganja juga membuat penduduknya bisa melakukan pengobatan ganja.


Beberapa negara di Amerika Serikat

Di delapan negara bagian; Nevada, Maine, Colorado, Washington, California, Massachusetts, Alaska, dan Oregon, penggunaan ganja untuk rekreasi dan pengobatan sudah diizinkan. Sedangkan di Washington, penggunaan ganja hanya dibolehkan untuk pengobatan. Sampai saat ini, kawasan lainnya sedang menunggu perizinan yang sama.