Banda Kembali Gelar 'Pesta Rakyat' Tahun Ini

Ardita Mustafa & Filani Olyvia | CNN Indonesia
Jumat, 25 Aug 2017 15:51 WIB
Pesta Rakyat Banda kembali digelar tahun ini. Tak hanya untuk turis yang gemar menyelam, Banda juga punya banyak cerita di daratannya. Pesta Rakyat Banda kembali digelar tahun ini. Tak hanya untuk turis yang gemar menyelam, Banda juga punya banyak cerita di daratannya. (pestarakyatbanda.id)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banda seakan kalah populer dengan Raja Ampat, Labuan Bajo, atau Bali. Tapi bagi pecinta olahraga selam, pulau kecil yang berada di Maluku itu merupakan salah satu surga bawah laut terbaik di Indonesia.

Di Banda, terdapat sekitar 30 titik penyelaman dengan pemandangan terumbu karang beraneka warna. populasi ikannya pun beragam, mulai dari tuna sampai hiu martil.


Bagi turis yang tidak bisa menyelam, Banda tetap bisa dinikmati, karena pulau sumber rempah-rempah ini juga banyak memiliki objek wisata di daratannya seperti Tugu Kemerdekaan, Benteng Belgica, dan Lorong Benteng Nassau.


Sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Maluku telah melakukan usaha pengembangan pariwisatanya. Salah satunya dengan menggelar agenda tahunan berupa Pesta Rakyat Banda.

[Gambas:Instagram]

Tahun ini, Pesta Rakyat Banda akan kembali digelar pada 11 Oktober hingga 11 November 2017.

Selama sebulan penuh, turis yang datang akan disuguhi panggung tari, musik dan teater, bazaar kerajinan tangan dan kuliner, kelas penulisan, sampai dialog sejarah.

[Gambas:Instagram]

Agenda penting yang juga akan dilaksanakan ialah penandatangan prasasti perdamaian di Pulau Rhun, Deklarasi Konservasi Laut di Pulau Hatta, serta peresmian patung empat tokoh nasional yang pernah diasingkan di Banda; Muhammad Hatta, Sutan Syahrir, Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Iwa Koesoemasoemantri.

Dan puncak perayaan Pesta Rakyat Banda 2017 akan dimeriahkan oleh Lomba Perahu Belang.


“Melalui festival ini, kami ingin mengembalikan perhatian dunia ke Banda,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Ona Saimima, saat jumpa pers di Jakarta pada pada Kamis (24/8).

Ona lanjut mengatakan, pihaknya juga berharap sebanyak 1.500 turis dalam dan luar negeri akan datang dalam acara ini.

Cara menjangkau Banda

Tak dapat dipungkiri, Banda masih sulit dijangkau oleh turis. Hanya ada dua akses transportasi menuju ke Banda, pesawat dan kapal.

Dari Jakarta, pesawat yang terbang selama enam jam akan mendarat di Ambon.


Setelah itu, turis bisa naik taksi menuju Pelabuhan Tulehu untuk berlayar dengan kapal cepat selama enam jam ke Pelabuhan Banda Neira.

Jadwal pesawat Jakarta-Ambon tak terlalu “mengkhawatirkan”, tapi jadwal kapal cepatnya tidak demikian.

Kapal dari Pelabuhan Tulehu ke Pelabuhan Banda Neira hanya beroperasi dua kali seminggu. Berangkat dari Pelabuhan Tulehu pada Rabu dan Minggu lalu berangkat dari Pelabuhan Banda Neira pada Selasa dan Sabtu.

Memang perlu ekstra dana, waktu, dan kesabaran sebelum bisa menikmati keindahan pulau cantik ini. Namun bagi turis yang gemar berpetualang rasanya itu bukan jadi persoalan.

[Gambas:Youtube]

(ard/ard)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER