Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, pelaksanaan SKD hari pertama sempat mengalami kendala di tiga kota, yakni Bandung, Semarang dan Surabaya. Meski sempat tertunda beberapa waktu, Surabaya tetap melangsungkan tes.
Sementara, Bandung dan Semarang sebelumnya dikabarkan para peserta hari pertama ini akan menjalani tes di hari terakhir. Namun, terjadi perubahan untuk kendala ini. Kemenkumham dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan, tes tetap berlangsung dengan menyiasati peralatan yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yasonna berkata SKD dengan sistem Computer Assist Test (CAT) yang dijalankan saat ini bertujuan untuk memudahkan Kemenkumham dalam menyeleksi calon pegawainya. Menurutnya, baru kali ini Kemenkumham memiliki suatu pekerjaan besar.
Bagi yang lulus, kata dia, maka standar SDM yang diperlukan akan tercapai dengan baik.
Suasana Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenkumha, di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). (Foto: CNNIndonesia/Elise Dwi Ratnasari) |
"Jadi tes tetap berjalan, beberapa peserta ada yang kemudian disisipkan ke hari berikutnya," ujarnya.
Lebih jauh, ia memaparkan, pelaksanaan SKD Semarang yang bertempat di Hotel Setos tetap berjalan meski komputer yang tersedia hanya 200 unit dari rencana awal 700 unit. Di sana, tes tidak berjalan penuh lima sesi, hanya sampai sekitar tiga sesi. Peserta sesi-sesi berikutnya akan tes pada sesi terakhir di hari berikutnya.
"Kalau Bandung di Gedung Istana Kana. Komputer ada 250, jadi hari ini tiga sesi saja," tambah Heri.
Ia mengatakan, kesulitan mencari tempat yang cukup untuk menampung komputer yang jadi kendala. Gedung-gedung umumnya digunakan untuk acara resepsi pernikahan. (rah)
Suasana Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenkumha, di gedung BKN, Jakarta, Senin (11/9). (Foto: CNNIndonesia/Elise Dwi Ratnasari)