Hari Batik Nasional

Melestarikan Kecantikan Batik Betawi

ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama, CNN Indonesia | Senin, 02/10/2017 08:34 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Memeringati Hari Batik Nasional, Indonesia makin menunjukkan keberagaman batik karena batik tak cuma asli Yogyakarta, Solo, Pekalongan, tapi juga Betawi. 

Sudah sejak lama batik dianggap sebagai salah satu identitas bagi suatu daerah. Batik merupakan kain bergambar yang cara pembuatannya dibutuhkan teknik khusus dalam prosesnya. Saat ini batik yang populer adalah batik khas dari Jawa seperti batik Solo, Pekalongan, dan Yogyakarta. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama)
Namun ternyata tidak banyak orang yang menyadari bahwa di Jakarta sendiri ada batik khas Betawi. Sebagai salah satu simbol identitas daerahnya, batik betawi memang tidak begitu tesohor, bahkan kini menjadi barang langka. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama)
Beruntung ada beberapa pihak yang berusaha keras untuk melestarikannya, di antaranya sanggar Batik Betawi Terogong yang terus memproduksi batik khas Betawi. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama)
Batik Betawi saat ini memang tergolong barang yang langka alias sangat jarang ditemukan di butik atau toko yang menjual kain batik. Hal ini disebabkan karena minimnya pembatik yang berminat khusus pada batik Betawi. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama)
Membatik memang membutuhkan ketelatenan, saat ini perajin yang bekeja di sanggar ini hanya berjumlah 16 orang, namun mereka tetap dapat memenuhi permintaan pelanggan yang pesanannya bisa mencapai 300 lembar kain batik. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama)
Sejumlah motif batik berhasil diproduksinya antara lain, motif buah mengkudu yang menjadi ikon Batik Betawi Terogong hingga motif ondel-ondel, tugu monas, penari yapong, kembang sepatu dan masih banyak motif lainnya yang menjadi ciri khas Jakarta. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama/)
Keunikan batik khas Betawi ini mulai mengundang minat sejumlah wisatawan yang ingin melihat dari dekat sanggar Terogong, termasuk wisatawan mancanegara yang tidak hanya membeli batik melainkan juga untuk belajar dan memahami filosofi dari kain batik. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama)
Menurut Siti Laela pemilik sanggar batik Betawi, pihaknya berharap semakin banyak warga ibukota khususnya warga Betawi mau belajar membatik dalam rangka melestarikan salah satu ikon budaya Betawi. (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama)
Penggagas sanggar batik betawi Terogong Siti Laela (54) menjelaskan ciri khas motif batik betawi di kawasan Terogong, Cilandak, Jakarta, Selasa (29/8). ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz Wiratama/17.