Cekrak Cekrek

FOTO: Menjelajah Imajinasi di Dunia Fantasi

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 07/10/2017 09:42 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- CNN Indonesia menggelar kelas foto perdana, Cekrak Cekrek, yang berlangsung di Dunia Fantasi Jakarta. Berikut ini sepuluh foto terbaik dari pesertanya.

Visual tiga anak dihadirkan dari yang utuh hingga potongan-potongan dalam satu frame foto karya Albertus. Ia menyeleksi jatuhnya cahaya ke obyek, sehingga tiga elemen anak ini memiliki ceritanya masing-masing. Warna pada pakaian anak-anak juga terekam dengan baik. (Dok. Albertus Adi Setyo)
Mengenakan topi khas liburan, gestur salah satu tangan menempel di tembok ditambah cicin dan gelang yang menjadi simbol identitas. Aloysius merekam gerak-gerik pengunjung ini dari beberapa frame yang difoto. Pengamatan terhadap obyek memang penting sebelum menekan shutter. (Dok. Aloysius Hermawan T.)
Wahana permainan Dunia Fantasi memberikan banyak pilihan untuk kegiatan street photography. Anto memilih patung sebagai foreground dan ruang framing pengunjung yang berlibur. Kecepatan menemukan momen serta ketangkasan membidik menghasilkan foto yang pas. (Dok. Anto Arianto)
Street potrait merupakan salah satu pola atau teknis dalam street photography. Kelebihannya adalah merekam potrait orang anonim secara spontan tanpa adanya arahan dari pemotret. Atika mencoba mempraktekan materi workshop, memotret sedekat mungkin dengan obyek di Dunia Fantasi. (Dok. Atika Fauziyyah)
Dunia anak identik dengan keceriaan. Dita memerhatikan betul keceriaan anak-anak yang datang ke Dunia Fantasi. Ia menunggu momen yang pas saat anak-anak bermain di depan kipas angin. Gestur tangan anak-anak menjadi kuat dalam cerita street photography-nya, sekaligus menghadirkan pola kesamaan. (Dok. Dita Fatya)
Warna adalah satu elemen penting dan menjadi daya tarik visual dalam foto. Juan merangkum warna primer merah dan biru tembok beserta pengunjung yang mengenakan baju bergaris merah dan biru yang melintas. Ia berusaha menerapkan pola kesamaan dalam street photography. (Dok. Juan Girsang)
Kandhi terpikat dengan wahana permainan Balon Air. Selain warna wahana yang menjadi perhatiannya, ia mencoba membingkai aktivitas dua pengunjung perempuan dengan gestur tangan yang berbeda. Pegiat street photography bisa memaksimalkan pola framing saat menemukan obyek foto. (Dok. Kandhi Dharma B.)
Perempuan berkaus merah berusaha menghalau sinar matahari yang menyilaukan, sementara mural gorila bergelantung seakan kakinya berusaha menangkap sang perempuan. Itulah imajinasi dari Khairuddin. Decisive moment dalam street photography menjadi nilai plus bagi pemotret. (Dok. Khairuddin Safri)
Cahaya dan bayangan menjadi kesatuan yang tak terpisahkan dalam street photography. Bayangan pohon dengan motif daunnya ditambah bayangan pengunjung berpasangan yang melintas direkam oleh Muhaimin. Tali sepatu berwarna hijau menjadi point of interest jika dilihat secara rinci. (Dok. Muhaimin A. Untung)
Salah satu hal penting dalam street photography adalah menunggu. Qolbee menemukan patung dinosaurus yang menempel di bangunan salah satu wahana hiburan Dunia Fantasi, yang menganga seolah akan menelan orang yang lewat. Qolbee berhasil menghadirkan unsur humor pada karyanya. (Dok. Ridlo Qilbee)