Bela Harvey Weinstein, Desainer Donna Karan Dikecam

Rahman Indra , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 08:55 WIB
Bela Harvey Weinstein, Desainer Donna Karan Dikecam Desainer ternama Donna Karan menuai banyak kecaman dari publik, termasuk kalangan selebriti setelah ia melontarkan opini yang membela Harvey Weinstein. (Foto: Mireya Acierto/Getty Images for Urban Zen/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah banyak selebriti Hollywood yang mengecam tindakan kasus pelecehan seksual Harvey Weinstein, desainer Donna Karan justru melontarkan opini yang membelanya dan balik bertanya pada korban.

Pembelaannya ini memicu banyak kecaman, tidak hanya dari publik tapi juga selebriti. Beberapa di antaranya lalu memboikot label fesyen yang digawangi desainer ternama tersebut. Bahkan, ada yang mengusung tagar #DKNoWay. 

Semua berawal dari wawancara Donna Karan dengan Stuff saat hadir di CineFashion Film Awards, akhir pekan lalu. Komentarnya seolah membela Weinstein dan menyalahkan para korban pelecehan. Desainer itu menganjurkan pada korban Weinstein terkait tindakan tercelanya dengan menilai diri sendiri.

"Saya juga berpikir, 'Bagaimana kita berpenampilan? Bagaimana kita menampilkan diri kita sebagai perempuan?", ujar Karan. "Apa yang kita inginkan dari itu? Apakah kita memintanya, dengan menampilkan sensualitas dan semua seksualitas?" ujarnya.


Komentar Karan tersebut mengundang banyak serangan termasuk kecaman dari artis Rose McGowan, dan juga Mia Farrow. Keduanya mengungkapkan kekecewaan terhadap Karan lewat akun Twitter masing-masing.  




Permintaan maaf

Bermunculannya hastag #DKNoWay di sosial media dan ancaman petisi bagi brand barunya Urban Zen membuat Donna mengumumkan permintaan maafnya. Ia mengaku bahwa dirinya telah membicarakan hal yang di luar konteks.

"Saya percaya bahwa pelecehan seksual TIDAK dapat diterima dan ini adalah masalah yang HARUS ditangani sekali dan untuk semuanya, terlepas dari individu," tegas Karan.

"Saya benar-benar minta maaf kepada siapapun yang saya singgung dan semua orang yang pernah menjadi korban," ujarnya.

Permintaan maafnya tersebut, masih belum menyentuh para warganet dan juga para konsumen DKNY untuk melupakan hal ini.