Mega Travel Card

10 Toko Musik Legendaris di Dunia

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 05/11/2017 14:44 WIB
10 Toko Musik Legendaris di Dunia Rough Trade East, toko yang menjual rekaman musik berbentuk fisik seperti CD dan vinyl, yang berada di kawasan Brick Lane, London. (CNN Indonesia/Ardita Mustafa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mengoleksi piringan hitam (vinyl) dan kaset kini kembali menjadi tren. Para pecinta musik biasanya berburu dua hal tersebut, selain kaus band, melalui situs belanja internasional.

Jika punya kesempatan ke luar negeri, tak ada salahnya untuk mampir ke beberapa toko musik legendaris ini. Selain koleksinya lengkap, toko musik ini juga memiliki sejarah panjang yang membuatnya tetap eksis.

Berikut ini ialah sepuluh toko musik yang layak untuk didatangi, seperti yang dikutip dari berbagai sumber:


1. Spillers Records, Cardiff, Wales

Spillers Records disebut sebagai toko musik tertua yang ada di dunia. Toko ini telah beroperasi sejak tahun 1894. Soal kelengkapan koleksinya jangan ditanya lagi, karena semua rilis musik lama dan baru dijual dalam berbagai format.

2. Picadilly Records, Manchester, Inggris

Toko musik legendaris ini disebut Morrissey—eks vokalis The Smiths, dalam buku otobiografinya. Ia menulis kalau dirinya sering menghabiskan waktu untuk membeli album musisi di toko musik ini.

3. Rouh Trade Records, Inggris

Morrissey juga menulis mengenai toko musik legendaris ini di buku otobiografi-nya. Selain menyediakan rekaman musik dan konser musik, toko musik ini juga menjual aksesoris dari musisi yang pasti membuat lapar mata.

[Gambas:Instagram]

4. Wuxtry Records, Athens, Georgia

Jika Picadilly Records melahirkan band The Smiths, Joy Division sampai New Order, maka toko musik ini juga melahirkan banyak band terkenal di Amerika Serikat, salah satunya ialah R.E.M.

Di toko musik ini, sang gitaris— Peter Buck, juga pernah bekerja paruh waktu yang lalu mempertemukannya dengan sang vokalis—Michael Stipe.

5. Gramophone Records, Chicago

Rekaman musik dan film kuno, terutama yang berasal dari Tanah Arab, bisa ditemukan di sini. Selain itu, toko musik ini juga menjual beragam jenis gramofon dan radio berusia tua.

[Gambas:Instagram]

6. Tower Records, Tokyo

Toko musik ini sempat membuka banyak cabang di Jepang dan dunia. Saat ini keberadaannya hanya satu, di kawasan Shibuya. Informatif dan bersejarah, merupakan dua alasan untuk wajib berbelanja di toko musik ini.

7. Spacehall, Berlin

Selain menjual rekaman musik, toko musik ini juga kerap mengadakan acara musik yang seru.

8. Forever Young Records, Grand Prairie, Texas

Seluas 1.021 meter persegi, pecinta musik bisa dengan mudah “tenggelam” dalam “lautan” rekaman musik di sini.

[Gambas:Instagram]

9. 12 Tónar, Rejkavik, Islandia

Tak hanya hasil laut dan Cahaya Utara, di Islandia juga ada toko musik yang legendaris bernama 12 Tónar. Dari luar, toko musik ini terlihat sederhana, namun saat melihat koleksinya di dalam ada banyak rekaman musik klasik dari seluruh penjuru dunia.

10. Jalan Surabaya, Jakarta

Sebelum tren mengoleksi vinyl dan kaset melanda Indonesia, Jalan Surabaya sudah sering didatangi oleh pencari rekaman musik tua. Jangan lupa menawar harga ketika berbelanja di sini.

Berbelanja di luar negeri identik dengan biaya tambahan yang melambung tinggi. Namun, produk kartu kredit baru dari Bank Mega yakni Mega Travel Card, mengklaim dapat memberi nilai tukar yang menguntungkan.

Bahkan, jika ada bank yang memberikan nilai tukar lebih murah, Bank Mega bersedia mengganti selisihnya.

Selain itu, semakin sering bertransaksi dengan Mega Travel Card maka mileage point yang dimiliki akan semakin banyak.

[Gambas:Instagram]

Setiap transaksi Rp7.500 akan mendapatkan 1 mileage point. Transaksi di luar negeri mendapatkan 1 point, sementara transaksi di dalam negeri mendapatkan 2 point.

Informasi mengenai Mega Travel Card, bisa diketahui lebih lanjut melalui situs resmi www.bankmega.com, atau melalui MEGACALL di 60010 (HP) dan 1500010 (PTSN).

(ard)