5 Festival Kuliner Terbaik Akhir Tahun

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Jumat, 10/11/2017 12:08 WIB
5 Festival Kuliner Terbaik Akhir Tahun Dari mulai festival bawang di Swiss hingga hidangan laut di Spanyol, sejumlah festival makanan di musim gugur tahun ini menjadi incaran para pejalan.(Raw Pixel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi sebagian pejalan, mengunjungi suatu tempat tak berarti menikmati alam atau destinasi wisatanya. Kuliner apalagi jika dikemas dalam sebuah festival atau perayaan justru jadi daya tarik tersendiri.

Bahkan, dari riset yang dilakukan portal booking.com, lebih dari seperlima wisatawan di dunia mengatakan bahwa mereka berwisata hanya untuk menghadiri festival kuliner atau makanan.

Agar tak melewatkan festival 'lezat' dari berbagai penjuru dunia, berikut lima rekomendasi festival makanan selama musim gugur, atau akhir tahun ini.



1. Zibelemärit (Festival Bawang) - Bern, Swiss

Festival ini selalu diselenggarakan pada Senin keempat pada November. Bulan ini, Zibelemärit jatuh pada 27 November. Dalam festival, sebanyak lebih dari 50 ton bawang dibawa para petani untuk memeriahkan pesta. Meski disebut festival, Bern seakan berubah menjadi pasar dengan kios-kios yang menjual vas keramik, sayuran, barang tradisional juga cinderamata.

Mengutip dari laman Bern, pasar dimulai pukul 05.00. Aroma bawang yang kuat akan menyambut pengunjung. Kue keju, kue bawang dan sup bawang akan banyak tersedia di restoran-restoran. Pengunjung juga tidak boleh melewatkan kios Glühwein untuk mendapatkan anggur demi menyambut musim dingin.

[Gambas:Instagram]

2. Fiesta del Marisco (Festival makanan laut) - O Grove, Spanyol

Meski telah terlewat, tapi tak ada salahnya memasukkan festival ini dalam daftar festoval makanan yang wajib dikunjungi. Fiesta del Marisco alias festival makanan laut di O Grove, Spanyol memang rutin terselenggara pada Oktober. O Grove adalah kota pesisir yang menyajikan pemandangan laut yang indah juga sajian makanan laut yang lezat.

Surga makanan laut ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Dilansir dari All Exciting, festival yang diadakan sejak 1963 ini bertujuan untuk mempromosikan dua andalan ekonomi kota yakni memancing dan pariwisata.

3. Fêtes de la Châtaigne (Festival kastanye) - Meyras, Perancis

Chesnut atau kastanye merupakan buah dengan kulit luar yang tajam seperti jarum tapi isinya dapat dimakan. Kastanye biasa untuk campuran kue, sup, juga saus salad. Pada 15 Oktober, desa Meyras jadi tuan rumah festival kastanye. Festival juga mengadakan kompetisi gastronomi dan pembuatan produk lokal berbahan dasar kastanye. Berbagai sajian berbahan dasar kastanye dapat dibeli di sini seperti kue, kue mangkok, biskuit, dan krim kastanye.

[Gambas:Instagram]

4. Food and Wine Festival - Hawaii, Amerika Serikat

Tawaran keindahan pantai dan laut di Hawaii makin lengkap dengan kehadiran Festival makanan dan anggur. Gelaran tahunan ini telah mengakhiri pestanya pada 5 November lalu di pulau Maui dan Oahu.

Dilansir dari laman resmi Hawaii Food and Wine Festival, berbagai acara digelar seperti Global Street Food yakni persembahan hidangan dari 13 koki kelas dunia dari berbagai penjuru dunia. Hidangan juga dipasangkan dengan anggur yang sesuai. Ada pula Spice MArket + Cocktail yang menyatukan koki dari wilayah barat juga timur. Pengunjung juga akan dimanjakan dengan minuman racikan para mixologist kenamaan.

[Gambas:Instagram]

5. Zhong Qiu Jie (Festival musim gugur) - China

Festival musim gugur atau dikenal dengan festival kue bulan jatuh tiap hari kelima belas bulan kedelapan menurut kalender bulan. Tak hanya publik China, warga Asia termasuk Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura dan Vietnam pun turut merayakannya.

Dalam festival ini, orang terbiasa menikmati kue bulan atau memberikan hantaran berupa kue bulan pada sanak saudara atau kawan karib. Kue bulan tradisional biasa berisi biji teratai. Kini, kue banyak dimodifikasi dengan isian yang beragam seperti cokelat atau kacang mede. (rah/rah)