Cegah Difteri, Kemenkes 'Suntik' Tanjungpinang Pada Februari

Christina Andhika Setyanti , CNN Indonesia | Rabu, 03/01/2018 15:29 WIB
Cegah Difteri, Kemenkes 'Suntik' Tanjungpinang Pada Februari ilustrasi: Kementerian Kesehatan akan menerapkan Outbreak Response Immunitation untuk mencegah penularan penyakit difteri di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau pada 2018. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sampai saat ini difteri masih menghantui Indonesia. Bahkan Kementerian Kesehatan akan menerapkan Outbreak Response Immunitation untuk mencegah penularan penyakit difteri di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau pada 2018.

Imunisasi difteri serentak di Tanjungpinang, Riau ini akan diadakan mulai Februari 2018.

"Vaksin akan diberikan berkala, untuk tahap awal akan diberikan bulan Februari, kedua April, dan terakhir Juni," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana, dikutip dari Antara.


Vaksin ini akan diberikan kepada bayi sampai remaja berusia 19 tahun.

ORI 2018 memang menetapkan Tanjungpinang sebagai salah satu dari daerah sasaran imunisasi bersama puluhan daerah lain di Indonesia. Namun, Tanjungpinang menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kepri yang jadi sasaran ORI 2018.

Hal ini disebabkan karena ada dua orang yang diduga pernah terjangkit difteri. Hanya saja, berdasarkan pemeriksaan laboratorium RSCM, keduanya dinyatakan negatif difteri.

ORI 2018 di Tanjungpinang dilakukan sebagai upaya pencegahan difteri.

"Makanya Kemenkes memutuskan untuk memberikan vaksin sebagai pencegahan dini."

Batam tak termasuk sasaran ORI karena sampai saat ini belum ditemukan orang yang dicurigai menderita difteri.


Dinkes Provinsi akan melakukan koordinasi bersama Dinkes Kota Tanjungpinang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk-capil) serta Dinas Pendidikan untuk mendata jumlah penerima vaksin difteri.

"Paling lambat sebelum akhir bulan, data sudah didapat dan dikirim ke Kemenkes, sehingga awal Februari mereka sudah bisa divaksin," kata dia. (chs/chs)