Kreasi Gaun 'Putri Disney' dari Sisa Kertas Kado Natal

Rahman Indra, CNN Indonesia | Kamis, 04/01/2018 01:33 WIB
Kreasi Gaun 'Putri Disney' dari Sisa Kertas Kado Natal Berbahan bungkus kado Natal yang tak lagi terpakai, Olivia Mears kembali membuat gaun bak putri Disney. Ini sudah pernah dilakukannya sejak 2014. (Foto: wendybuiter/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebanyakan orang membuang bungkus kado yang telah robek begitu mereka membuka hadiah Natal mereka, tapi tidak Olivia Mears. Perancang kostum berusia 26 tahun dari North Carolina, AS itu menggunakan sampah bungkus kado berwarna-warni untuk menciptakan gaun bak putri Disney.

Natal tahun ini bukan kali pertama bagi Mears membuat gaum dari bekas bungkus kado. Ia sebelumnya sempat viral pada 2015 lalu untuk kustom rancangannya yang diberi nama "Taco belle" yang terinsipirasi dari gaun Belle, Beauty and the Beast. Namun ia menambahkan replika taco raksasa pada bagian bawah gaunnya.

Selain gaun taco belle ia pernah juga membuat gaun berbetuk pizza yaitu “pizzarella” yang berbentuk seperti pizza raksasa. Kemudian baju besi prajurit yang terbuat dari kemasan bir Pabst Blue Ribbon, bahkan sebuah gaun dari tisu toilet. Namun, dari semua gaun rancangan dari bahan bekas, gaun bungkus kado mungkin adalah rancangannya yang paling mengesankan.
“Waktu pertama kali bikin, itu merupakan upaya untuk menyelamatkan beberapa bungkus kado yang tak lagi terpakai digunakan saat liburan," Olivia Mears mengatakan tentang gaun bungkus kado pertama yang dia buat pada tahun 2014.

"Saya benci melihat begitu banyak yang dibuang, ketika gaunnya tidak bertahan lama saya lebih banyak menggunakan kertas dan pita. Dengan selotip dan lem saya menyambungkannya kembali, ternyata cukup sulit untuk melihat di mana bagian yang robek dan harus disambung,” ungkapnya seperti dikutip dari Oddity Central, beberapa waktu lalu. 

[Gambas:Instagram]

Tahun berikutnya, dia menciptakan gaun ala 'putri Disney' merah dan emas dengan menggunakan kertas pembungkus kado, selotip dan lem. Mears harus merekonstruksinya beberapa kali sejak saat itu.

"Setiap gaun memiliki rok terpisah di bawahnya untuk mendukung kenyamanan, " kata Mears kepada A Plus.

Kata dia, itu membantu gaunnya tetap mengembang. Setiap bagian belakang dress memiliki renda yang dibuat dari beberapa lapisan kertas.

[Gambas:Instagram]

Mears sempat vakum membuat gaun tersebut pada tahun 2016, tapi dia kembali membutanya tahun ini dengan menciptakan gaun ungu yang indah dari bungkus kado sisa, hiasan Natal, pita dan trim. Dia berencana untuk mempertahankan tradisi ini untuk tahun depan. (nad/rah)