Cuaca Ekstrem, Iguana Berjatuhan di Florida

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Minggu, 07/01/2018 06:13 WIB
Cuaca Ekstrem, Iguana Berjatuhan di Florida Ilustrasi iguana hijau, satwa yang banyak ditemukan di Florida bagian selatan. (AFP PHOTO / ARUN SANKAR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Cuaca dingin membuat iguana di California membeku dan berjatuhan dari pohon-pohon tempat mereka biasa berhabitat.

Iguana sendiri merupakan hewan berdarah dingin. Suhu di bawah minus 45 derajat celcius akan otomatis membuat mereka dalam kondisi kaku.

Dikutip dari Weather.com, pada Kamis (4/1), suhu di Florida bagian selatan mencapai minus 40 derajat celcius. Angka ini cukup untuk membuat iguana-iguana hijau, yang memang biasa terdapat di Miami, untuk tidak bergerak.


Iguana bukan satu-satunya hewan yang akan setop bergerak jika terkena suhu dingin. Badan Penyu pun akan jadi kaku ketika suhu turun secara drastis.

Di Florida, iguana hijau sendiri dikenal sebagai spesies hewan yang invasif dan sering menggali tanah di bawah bangunan dan sarana lainnya. Iguana di sana juga bisa tumbuh mencapai 1,5 meter.

Namun sehari-harinya iguana senang berdiam diri di atas pohon sehingga ketika suhu yang cukup dingin datang, darah mereka bisa berhenti mengalir dan akhirnya kaku.



Ini bukan fenomena baru. Berdasarkan catatan Washington Post, peristiwa serupa pernah terjadi pada 2008 dan 2010.

"Kenyataannya, Florida bagian selatan jarang mengalami cuaca yang sangat dingin sehingga Anda jarang melihat ini terjadi," ujar Kristen Sommers, dari Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida.

Saat ini, bagian pesisir timur Amerika Serikat memang sedang disapu badai musim dingin paling kuat sepanjang sejarah.

Sekolah-sekolah dan kantor ditutup karena badai ini, sementara ribuan penerbangan pun dibatalkan.


(vws)