Diprotes Karena Rasial, H&M Tutup Toko di Afrika Selatan

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Minggu, 14/01/2018 14:43 WIB
Diprotes Karena Rasial, H&M Tutup Toko di Afrika Selatan Semua toko H&M di seluruh Afrika Selatan terpaksa ditutup setelah didemo dan mendapatkan protes keras dari masyarakat pada Sabtu (13/1) waktu setempat. (Ilustrasi/Foto: Reuters/Denis Sinyakov/)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kontroversi koleksi busana hoodie perusahaan ritel H&M yang dianggap rasial terus berlanjut. Meski pihak H&M sudah menyampaikan permintaan maaf resmi dan menarik semua materi serta koleksinya, sejumlah masyarakat melakukan aksi demonstrasi di Afrika Selatan.

Semua toko H&M di seluruh Afrika Selatan, seperti dilaporkan CNN, terpaksa ditutup setelah didemo, dan mendapatkan protes keras dari masyarakat pada Sabtu (13/1) waktu setempat.

Gerombolan massa menyerbu toko H&M di beberapa mal di Afrika Selatan. Mereka memprotes iklan H&M yang menggunakan seorang anak kulit hitam yang mengenakan sweater hijau bertuliskan 'The coolest monkey in the jungle' atau bisa juga berarti 'Monyet terkeren di hutan'.



Ritel H&M akhirnya memutuskan untuk menutup dulu tokonya yang tersebar di seluruh Afrika Selatan. Menurut situs perusahaan H&M, ada sekitar 17 toko di Afsel.

"Kami menyadari kejadian yang baru-baru ini terjadi di beberapa toko kami di Afrika Selatan, dan untuk sementara kami menutup semua toko di negara ini," ungkap pernyataan dari H&M, seperti dikutip dari CNN.

H&M menyatakan tak ada pegawai maupun pelanggan yang terluka karena aksi tersebut. Mereka juga menuturkan bakal segera membuka toko-tokonya setelah suasana kembali kondusif.

"Tidak ada pegawai atau pelanggan yang terluka. Kami terus memantau situasi, dan akan segera membuka toko segera setelah situasi kembali aman," ungkapnya.

Kisruh busana H&M berawal setelah perusahaan ritel itu memasang foto anak berkulit hitam sebagai model salah satu produk keluaran terbaru, dengan sweater dengan statement yang dianggap menghina orang kulit hitam. Beberapa kecaman dilontarkan sejumlah selebritis, seperti rapper The Weeknd, hingga striker Manchester United, Romelu Lukaku.

[Gambas:Instagram]

Menanggapi banyaknya protes dari netizen dan juga selebriti, H&M langsung meminta maaf.

"Kami sangat meminta maaf karena foto tersebut, dan kami sangat menyesali tentang kenyataan tersebut. Akan tetapi kami bukan hanya menghapus foto tersebut dari laman kami, tapi juga menghilangkannya dari daftar penawaran produk kami," kata H&M lewat sebuah unggahan di Instagram.

[Gambas:Instagram] (rah/rah)


BACA JUGA