Dianggap Rasial, Koleksi Busana H&M 'Diserang' Netizen

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Selasa, 09/01/2018 20:25 WIB
Dianggap Rasial, Koleksi Busana H&M 'Diserang' Netizen Kampanye iklan busana perusahaan ritel H&M dikecam massa karena dianggap rasial. Hal ini membuat ritel tersebut akhirnya meminta maaf. (Reuters/Denis Sinyakov/)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kampanye iklan busana perusahaan ritel H&M dikecam massa karena dianggap rasial.

Dalam kampanye iklan koleksi barunya, ritel tersebut memasang foto anak kecil berkulit gelap dan menggunakan sweater hijau bertudung. Tulisan di sweater tersebut pun mengundang banyak kontroversi karena bertuliskan "The coolest monkey in the jungle.'

Slogan yang menyebabkan kontroversi ini mendapat protes dari salah satu striker Manchester United Romelu Lukaku. Striker asal Belgia ini pun langsung mengungkapkan protesnya lewat akun Instagram.



Mengutip The Sun, dia pun juga menggantikan slogan asli H&M tersebut dengan tulisan 'Black is Beautiful.'

Dalam unggahannya, dia pun menuliskan status lainnya."Kamu adalah pangeran yang akan segera jadi raja. Jangan biarkan ada orang yang mengatakan bahwa kamu berbeda... #blackexcellence."

[Gambas:Instagram]

Tak cuma Lukaku, rapper Kanada The Weeknd juga mengungkapkan rasa kagetnya karena iklan rasis tersebut.

"Bangun pagi ini dan terkejut serta malu dengan foto ini."

The Weeknd menuangkan kekecewaannya karena dia memiliki lini busana bersama retailer tersebut.

"Saya sangat tersinggung dan tidak akan lagi bekerja sama dengan H&M."

Rapper lainnya, King Push juga mengungkapkan kekecewaan dan kemarahannya dengan mengungkapkan bahwa dia tak akan belanja di H&M lagi.

Menanggapi banyaknya protes dari netizen dan juga selebriti, H&M akhirnya buka suara. Dalam akun instagram resminya, H&M pun meminta maaf terkait iklan yang dikecam rasis tersebut.

"Kami mengerti bahwa banyak orang marah dengan gambar di hoddie anak-anak tersebut. Kami, yang bekerja di H&M, hanya bisa setuju.


Kami sangat meminta maaf karena foto tersebut, dan kami sangat menyesali tentang kenyataan tersebut. Akan tetapi kami bukan hanya menghapus foto tersebut dari laman kami, tapi juga menghilangkannya dari daftar penawaran produk kami.

Sangat jelas bahwa rutinitas kami tidak diikuti dengan cara yang tepat. Kami akan melakukan investigasi mengapa hal ini bisa terjadi untuk mencegah kesalahan seperti ini terulang kembali."

[Gambas:Instagram]

(chs/chs)