Pohon itu tumbuh sendirian di tengah danau. Dari kejauhan, pemandangan Danau Wanaka jadi tampak seperti dalam lukisan: dahan pohon yang berulir membingkai Taman Nasional Gunung Aspiring yang berada di belakangnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka akan memasang papan larangan menyentuh dan memanjat pohon bagi yang datang ke Danau Wanaka. Papan larangan itu akan dibuat dalam bahasa Inggris dan Mandarin.
Karena berada di tengah danau, maka pohon tersebut dikhawatirkan tidak tumbuh lama karena rawan patah, apalagi jika sambil menopang berat badan manusia.
[Gambas:Instagram]
“Sebenarnya kami tidak ingin memasang papan larangan atau pagar pembatas di sekitar pohon, karena pasti akan merusak pemandangannya. Tapi, kami akan mencari solusinya,” kata Tim Errington, perwakilan pengelola Danau Wanaka, seperti yang dilansir dari Lonely Planet.
Di media sosial Instagram, dokumentasi mengenai pemandangan foto ini terangkum dalam tagar #thatwanakatree.
Saking populernya objek wisata ini, turis yang ingin mendokumentasikan pemandangan sampai harus mengantre untuk mengambil foto atau video, karena ada ratusan turis lain yang melakukan hal serupa. (ard)