Di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, kawasan ini dikelola sebagai Taman Pesisir Jeen Womom berdasarkan Keputusan Nomor 53/KEPMEN-KP/2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi peneluran penyu utama terletak di dua bentang pantai, yaitu Pantai Jamursba Medi (Jeen Yessa) di sebelah barat dan Pantai Warmon (Jeen Syuab) yang terletak di sebelah timur. Kedua pantai ini sekarang disebut Pantai Jeen Wowom.
Nama kedua pantai diubah sejak dua tahun yang lalu, yang memiliki arti pantai penyu belimbing. Perubahan nama dimaksudkan agar pengunjung mengenal fauna yang dilestarikan di sana.
Pemerintah Kabupaten Tambrauw mendukung penetapan Taman Pesisir Jeen Womom sebagai kawasan konservasi, karena penetapan tersebut sesuai dengan usaha pemerintah setempat melindungi kelestarian alamnya.
Direktur WWF-Indonesia Program Papua, Benja Mambai, juga mengatakan hal senada. Sebelum penetapan, pihaknya telah diajak untuk berdiskusi bersama pihak Kabupaten Tambrauw dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat.
"Penetapan kawasan ini merupakan kebanggakan. Kawasan konservasi bisa digunakan untuk pengembangan pelestarian penyu lebih lanjut ke depannya," kata Benja.
Papua Barat selama ini dikenal dengan wisata alamnya yang memukau. Beberapa destinasi yang populer ialah Raja Ampat dan Taman Nasional Cendrawasih.
Kedua destinasi wisata ini sudah mendunia dan telah sering diulas oleh media internasional. Sayangnya, pada tahun lalu gugusan terumbu karang di Raja Ampat ditabrak oleh kapal pesiar yang sedang membawa turis.
Oleh karena itu, Benja lanjut mengatakan, penetapan kawasan konservasi bukan akhir dari usaha melestarikan Kabupaten Tambrauw serta Papua Barat.
Ia berharap, alam kawasan konservasi ini bisa terus dijaga kelestariannya, sehingga menyumbang kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
(ard)