Mitos Kelas Utama Lebih Aman dari Ekonomi Terungkap

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 27/02/2018 15:26 WIB
Mitos Kelas Utama Lebih Aman dari Ekonomi Terungkap Ilustrasi. (hxdyl/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Semua orang pasti ingin merasakan pengalaman naik pesawat di kelas utama. Selain ruang duduk yang lebih luas, banyak yang beranggapan kalau kelas utama memiliki tingkat keselamatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas ekonomi.

Sayangnya, anggapan kalau kelas utama lebih aman dibandingkan kelas lainnya hanyalah mitos belaka. Hal tersebut dikatakan oleh pilot, kru maskapai, sampai pengamat penerbangan.

"Kelas utama tak lebih aman dibandingkan kelas ekonomi," kata Chesley "Sully" Sullenberger III, pilot yang berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di Sungai Hudson, saat diwawancara oleh The Washington Post.


Pun demikian dikatakan oleh pengamat penerbangan dari Aviation Safety Network, Harro Ranter.

"Saya tak pernah merasa kalau kelas utama lebih aman dibandingkan kelas ekonomi," kata Ranter, seperti yang dikutip dari Travel and Leisue.

"Dalam peristiwa kecelakaan, yang mungkin masih bisa selamat adalah penumpang di bangku barisan belakang," lanjutnya.

Perkataan Ranter kemungkinan ada benarnya, karena menurut data yang dimiliki oleh Lembaga Regulator Penerbangan Sipil di Amerika Serikat (FAA), penumpang yang duduk di tengah dan berada di bangku paling belakang rata-rata selamat dari kecelakaan pesawat.

Rasio kemungkinan tak selamatnya lebih rendah dibandingkan penumpang di bangku lainnya, yakni sebesar 22 persen.

"Penumpang di bangku ketiga dari belakang memiliki kemungkinan tak selamat dari kecelakaan sebesar 32 persen, dibandingkan penumpang di bangku tengah sebesar 39 persen, serta penumpang di bangku ketiga dari depan sebesar 38 persen," tulis FAA dalam keterangannya yang dilansir TIME.

Keterangan tersebut juga mengungkapkan kalau penumpang yang duduk dekat lorong di barisan tengah memiliki kemungkinan tak selamat paling tinggi, yakni sebesar 44 persen.

Meski demikian, FAA menegaskan bahwa tak ada bangku yang benar-benar aman.

FAA mengatakan bahwa keselamatan penumpang dalam kecelakaan pesawat tergantung dengan jenis hantaman yang dihadapi pesawatnya.

Karena nasib sudah digariskan Tuhan, sebaiknya buang pikiran cemas akan kecelakaan saat naik pesawat.

Tapi, bagi yang sangat mengutamakan keamanan dalam penerbangan, belum lama ini situs penerbangan Plane Crash Info mengungkap daftar 42 maskapai yang belum pernah mengalami kecelakaan hebat.

Dari puluhan nama yang tertera, beberapa maskapai yang masuk dalam daftar ialah Easyjet, Emirates, Jetstar, Oman Airways, Qatar Airways, Ryanair, Southwest Airlines, Swiss, Vietnam Airlines, dan Virgin Atlantic.

(ard)