Kuliner Vegan, Daya Tarik Menjanjikan buat Wisata Indonesia

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Rabu, 07/03/2018 14:50 WIB
Kuliner Vegan, Daya Tarik Menjanjikan buat Wisata Indonesia Makanan vegetarian atau kuliner vegan disebut menjadi salah satu daya tarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia. (Foto: Thinkstock/Wavebreakmedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Makanan vegetarian atau kuliner vegan disebut menjadi salah satu daya tarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia.

Ungkapan itu disampaikan I Gde Pitana Brahmananda, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar), di sela jumpa pers '168 Vegan Culinary Festival 2018' di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, pada Selasa (6/3).

"Wisatawan vegan akan merasa nyaman bila di suatu kota atau negara yang dikunjungi memiliki restoran vegan atau vegetarian," kata I Gde Pitana.



Seiring dengan itu, I Gde Pitana lalu mengungkapkan gelaran 168 Vegan Culinary Festival yang diselenggarakan Indonesia Vegetarian Society (IVS) dapat menjadi media yang efektif untuk mengenalkan dan sekaligus mempromosikan Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia, baik pada wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

Susianto, Sekjen IVS sekaligus Sekjen World Vegan Organization (WVO) dan sebagai President Yayasan Tempe Internasional, menambahkan festival kuliner tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara 'Vegan Festival Indonesia 2018' yang diyakini akan dihadiri sekitar 10.000 pengunjung termasuk para pembicara dan pengamat dari 10 negara antara lain Amerika Serikat, Inggris, India, Taiwan, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Australia.

"Pada penyelenggaran Vegan Festival Indonesia tahun 2010 yang lalu jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang, sedangkan pada tahun ini diperkirakan akan naik siginifikan," ungkapnya.


Susianto menjelaskan masyarakat vegetarian dan vegan di Indonesia cukup besar, sekitar 2 juta orang atau terbanyak di seluruh dunia sehingga menjadi salah satu pendorong tumbuhnya kuliner vegan.

"Saat ini tercatat ada lebih dari 1000-an rumah makan vegetarian dan vegan, baik yang berskala besar (restoran) hingga warung kaki lima tersebar di 34 provinsi Indonesia. Bahkan banyak rumah makan yang non-vegetarian/vegan kini juga menyediakan menu khusus vegetarian termasuk hotel-hotel, tempat wisata, maskapai penerbangan, rumah sakit, hingga kantin sekolah sehingga saat ini sudah cukup akomodatif bagi kaum vegan," tambah Susianto.

Gelaran Vegan Festival Indonesia 2018 dijadwalkan akan diisi oleh beragam acara, di antaranya 'Earth Day Vegan Festival 2018' yang berlangsung di Tribeca Park, Central Park Mall Jakarta Barat pada 23-25 Maret 2018.

Kegiatan itu dilanjutkan dengan 'The Indonesia International Vegan Festival & Forum 2018' di Neo SOHO Mall, Podomoro City, Jakarta Barat, pada 13-15 April 2018. Selain merayakan makanan vegetarian, ragam kegiatan yang berlangsung di antaranya Green Speech Competition, Fashion Show dengan material dasar barang bekas, Parenting & Vegan Talk Show, Flash Mob oleh INLA (International Nature Loving Association), serta Art Performance & Entertainment. (rah/rah)


BACA JUGA