HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL
Andien Soroti Dua Hal di Hari Perempuan Internasional
Elise Dwi Ratnasari | CNN Indonesia
Kamis, 08 Mar 2018 13:06 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiap tahun dunia mempringati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret. Tiap tahun pula, kaum perempuan memiliki sorotan akan satu isu terkait perempuan. Bagi penyanyi Andien, ada dua hal yang jadi perhatiannya kini.
Hal pertama ialah rendahnya dukungan terhadap perempuan dari sesamanya alias kaum perempuan. Kedua, internet sehat.
"Kalau yang pertama bisa dijelaskan begini, seberapa sering sih perempuan ketemu sama temen perempuan juga, merundung, ngomongin hal buruk," keluh Andien di sela konferensi pers di Ayana MidPlaza Hotel, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).
Menurut Andien, menjadi perempuan tidaklah mudah. Ia berkata, banyak hal yang harus dilakukan, isu beragam ditambah lagi sedikitnya dukungan dari sesama perempuan.
"Laki-laki juga banyak isu kayak perempuan, tapi seberapa sering sih laki-laki berkumpul dan membicarakan keburukan laki-laki lainnya," tambahnya.
Ibu satu putra ini pun juga menyoroti pemanfaatan internet yang semakin parah. Menurutnya, banyak perempuan yang kehilangan masa-masa indah sebagai perempuan. Orang, kata dia, dengan seenaknya menghakimi dan ini membuat perempuan 'drop'.
"Buat orang mungkin itu komen doang, tapi melihat kondisi sekarang, ada yang menganggap internet jadi kehidupan dia. Kalau saya dihujat, ya my life is over," ujar Andien.
Ia menekankan bahwa dukungan dari sesama perempuan sangat penting. Internet ada untuk membantu memudahkan kehidupan. Orang dengan mudah mencari dan memperoleh informasi. Menurutnya, internet jelas bisa membantu orang memilih informasi yang berguna terutama bagi perempuan. (rah)
Hal pertama ialah rendahnya dukungan terhadap perempuan dari sesamanya alias kaum perempuan. Kedua, internet sehat.
"Kalau yang pertama bisa dijelaskan begini, seberapa sering sih perempuan ketemu sama temen perempuan juga, merundung, ngomongin hal buruk," keluh Andien di sela konferensi pers di Ayana MidPlaza Hotel, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andien, menjadi perempuan tidaklah mudah. Ia berkata, banyak hal yang harus dilakukan, isu beragam ditambah lagi sedikitnya dukungan dari sesama perempuan.
"Laki-laki juga banyak isu kayak perempuan, tapi seberapa sering sih laki-laki berkumpul dan membicarakan keburukan laki-laki lainnya," tambahnya.
Ibu satu putra ini pun juga menyoroti pemanfaatan internet yang semakin parah. Menurutnya, banyak perempuan yang kehilangan masa-masa indah sebagai perempuan. Orang, kata dia, dengan seenaknya menghakimi dan ini membuat perempuan 'drop'.
Lihat juga:Women's March di Jakarta Suarakan 8 Tuntutan |
"Buat orang mungkin itu komen doang, tapi melihat kondisi sekarang, ada yang menganggap internet jadi kehidupan dia. Kalau saya dihujat, ya my life is over," ujar Andien.
Ia menekankan bahwa dukungan dari sesama perempuan sangat penting. Internet ada untuk membantu memudahkan kehidupan. Orang dengan mudah mencari dan memperoleh informasi. Menurutnya, internet jelas bisa membantu orang memilih informasi yang berguna terutama bagi perempuan. (rah)