Peraih 'Nobel Arsitektur' Terinspirasi Pahitnya Hidup

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 08/03/2018 15:13 WIB
Peraih 'Nobel Arsitektur' Terinspirasi Pahitnya Hidup Arsitek asal India Balkrishna DoshI. (AFP PHOTO / SAM PANTHAKY)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arsitek asal India, Balkrishna Doshi, menjadi arsitek India pertama yang memenangkan Pritzker Prize 2018. Penghargaan bergengsi di bidang arsitektur ini dianggap setara dengan Nobel.

Doshi mendapat penghargaan atas kiprahnya di dunia arsitektur selama lebih dari 70 tahun.

Dalam merancang bangunan, pria berusia 90 tahun itu memiliki konsep bangunan dengan terjangkau yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.


Beberapa karyanya yang ikonik ialah Tagore Memorial Hall dan pemukiman Aranya Low Cost Housing.

Saat diwawancara, Doshi mengatakan kalau penghargaan yang didapatnya adalah kejutan istimewa.

"Penghargaan ini akan memberi pengaruh baik, tak hanya bagi saya juga India. Pemerintah yang memiliki rencana pembangunan tata kota akan mulai berpikir mengenai arsitektur yang baik dan tahan lama," kata Doshi yang menetap di Ahmedabad.

Karya para pemenang Pritzker Prize biasanya malah lebih banyak berdiri di luar negara asalnya. Hal tersebut menjadi kritik dalam penyelenggaraan setiap tahunnya.

Namu, Doshi cukup konsisten dengan merancang banyak bangunan yang berdiri di India, meski ia juga ingin mendapat kesempatan merancang bangunan di luar negeri.

"Di India, banyak orang yang ingin merancang bangunan dengan konsep ini dan itu. Tapi tak ada yang benar-benar menjalankannya. Saya ingin karya-karya saya menginspirasi mereka yang mau membangun India," ujar Doshi.

[Gambas:Instagram]

Pemukiman Aranya Low Cost Housing karya Doshi berupa komplek perumahan yang mampu menampung lebih dari 80 ribu orang.

Walau padat, namun Doshi merancang kompleknya dengan banyak ruang publik, sehingga orang yang bermukim bisa tetap nyaman.

Ia tak ingin bangunannya menjadi pemukiman yang memberi kenangan buruk, apalagi semasa kecilnya Doshi tinggal di pemukiman yang kumuh.

"Banyak orang yang tak punya tempat tinggal di India. Tapi jika pemerintah mau memberikan lahan untuk tinggal, mereka jadi punya semangat untuk memperbaiki hidupnya," kata Doshi.

"Semuanya akan jadi lebih baik, tak terbatas dengan ras, agama, dan suku," pungkasnya.

Selain Doshi, sejumlah arsitek terkenal yang pernah mendapatkan Pritzker Prize ialah Zaha Hadid, Christian de Portzamparc, dan Phillip Johnson.

[Gambas:Instagram]

(ard)