"Ada dua jenis bunga langka yang hidup alami di Boven Lais ini dan bisa dinikmati hingga saat ini. Kelestarian kawasan hutan yang berada di area wisata Air Terjun Palak Siring Kemumu itu relatif masih terjaga dengan baik," kata Koordinator Komunitas Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Utara, Riki Septian di Bengkulu, seperti yang dilansir dari Antara pada Senin (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pemetaan anggota KPPL, terdapat lima titik habitat bunga langka Rafflesia sp di kawasan itu dan tiga titik habitat bunga Amorphophallus sp.
Riki lanjut menjelaskan pengamatan bunga langka di kawasan itu juga menggandeng pakar bunga langka Rafflesia sp dari Universitas Bengkulu, Agus Susatya, yang baru-baru ini menemukan jenis baru, yakni Rafflesia kemumu.
Dari penelurusan bersama Agus, Boven Lais diketahui menjadi rumah bagi tiga jenis Rafflesia sp, yakni Rafflesia arnoldii, Rafflesia gadutensis dan Rafflesia kemumu.
"Saat ini satu jenis Rafflesia gadutensis sedang mekar sempurna di Boven Lais dan kawasannya sudah kami buka untuk umum," kata Riki.
Sementara itu jenis Amorphopallus sp. yang ditemukan di kawasan tersebut, yakni Amorphophallus titanum, atau dalam bahasa lokal disebut Bunga Kibut.
Bahkan bibit Bunga Kibut yang ditanam Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya di komplek KLHK, Jakarta, pada beberapa waktu lalu juga berasal dari Boven Lais.
[Gambas:Instagram]
(ard)