Namun hal ini akan segera berakhir bagi karyawan di kota New York. Karyawan perusahaan swasta di kota New York, Amerika Serikat sebentar lagi akan bisa mengabaikan surat elektronik ataupun panggilan telepon dari kantor di luar jam kerja.
Langkah ini akan terwujud jika RUU yang diajukan Dewan Kota itu dikabulkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laman Dewan Kota New York tertera bahwa aturan ini bertujuan melarang perusahaan swasta di kota itu mewajibkan pegawai memeriksa dan membalas surat elektronik atau alat komunikasi elektronik lain di luar jam kerja.
Departemen ini kemudian akan melakukan penyelidikan atas pengaduan itu dan jika terbukti, pelanggar akan dikenai denda.
Aturan baru ini hanya berlaku pada perusahaan dengan jumlah tenaga kerja setidaknya 10 orang.
Timeout.com mengutip Espinal yang mengatakan alasan pengajuan RUU itu adalah untuk memberi keseimbangan antara kerja dan menjalani hidup di era digital ini.
"Era digital membuat para pekerja lebih mudah mengakses pekerjaan dari rumah melalui surat atau pesan elektronik. Sudah saatnya masyarakat sadar bahwa mereka bisa membuat batasan antara waktu bekerja dan saat selesai bekerja," kata Espinal.
Aturan buruh di Perancis ini tidak melarang email kerja di luar jam kerja tetapi mewajibkan perusahaan dengan pegawai lebih dari 50 orang membuat aturan internal baru agar urusan pekerjaan tidak menjadi beban setelah jam kerja usai. (yns)