Sumatera Barat Bakal Bangun Dua Kawasan Konservasi Penyu Baru

ANTARA, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 10:25 WIB
Sumatera Barat Bakal Bangun Dua Kawasan Konservasi Penyu Baru Ilustrasi. (REUTERS/Athit Perawongmetha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berencana memperbanyak kawasan konservasi penyu sebagai langkah perlindungan terhadap fauna yang dilindungi  itu.

"Saat ini kewenangan kawasan konservasi berpindah dari kota atau kabupaten ke provinsi dan kami sedang melakukan pemetaan wilayah," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri, seperti yang dilansir dari Antara pada Senin (16/4).

Yosmeri lanjut mengatakan saat ini kawasan konservasi penyu baru ada di Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir.

Pihaknya berencana akan menambah kawasan konservasi penyu di Kabupten Pasaman Barat dan Agam.

"Kawasan konservasi yang ada kami coba tingkatkan kualitasnya seperti yang ada di Kota Pariaman. Sarana pendukungnya sedang kita lengkapi agar dapat berjalan lebih baik," ujar Yosmeri.

"Selain itu di kawasan konservasi di Pariaman akan dibangun aquarium laut. Diharapkan kawasan konservasi akan memberi dampak ekonomi terhadap masyarakat," lanjutnya.

Yosmeri mengakui masih banyak masyarakat Sumbar yang mengonsumsi penyu, baik telur atau dagingnya. Padahal mengonsumsi telur dan daging penyu bisa menyebabkan keracunan.

Pihaknya berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait larangan mengonsumsi, memelihara atau menghilangkan nyawa fauna yang dilindungi serta ancaman hukumannya bagi yang melanggar.

"Sebagian masyarakat di Mentawai masih ada yang gemar makan penyu. Padahal di sana ada penyu langka yang diberi nama Penyu Belimbing. Penyu itu langka, bahkan Menteri Susi ketika akan ke Mentawai igin melihat penyu tersebut," kata Yosmeri.

"Kami berusaha mengedukasi mereka. Kalau memang memungkinkan kami juga akan bangun konservasi khusus Penyu Belimbing di Kabupaten Kepuluan Mentawai nantinya," pungkasnya.

(ard)