'Snack' Favorit Para Astronot Kala di Luar Angkasa

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Rabu, 25/04/2018 06:00 WIB
'Snack' Favorit Para Astronot Kala di Luar Angkasa Berada di luar angkasa membuat astronaut punya camilan sendiri yang menyesuaikan diri dengan gravitasi, di antaranya udang kering dan saus mustard. (Ilustrasi/Foto: morgueFile/MaxStraeten)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tinggal di luar angkasa bukan berarti tak bisa menikmati makanan bumi. Namun tetap ada perbedaan antara makan di bumi dan makan di luar angkasa.

Rendahnya gaya gravitasi membuat sinus seseorang tertutup. Hal ini menimbulkan rasa mual dan indera perasa menjadi tak begitu sensitif. Tanpa gravitasi untuk membuat cairan tubuh turun, sinus bakal tertutup secara konstan. Jika berada di luar angkasa selama enam bulan, maka kepala para astronaut terasa dingin selama enam bulan.

"Sinus anda berdenyut dan anda tidak bisa benar-benar merasakan makanan anda. Itu berlangsung sepanjang waktu," kata Chris Harfield, Mantan komandan International Space Station dikutip dari Business Insider, beberapa waktu lalu.



Kenyataan ini rupanya menjawab pertanyaan mengapa saus Sriracha dan mustard adalah bumbu populer di kalangan astronaut. Selain itu udang kering pun jadi makanan favorit.

Astronaut Bill Gregory mengaku dirinya menyantap udang kering selama bertugas. Sedangkan astronaut Clayton Anderson dan Chris menyukai hors d'oeuvre. Dalam bahasa Perancis, hors d'oeuvre berarti 'terlepas dari pekerjaan utama'. Umumnya ini istilah yang digunakan untuk menyebut hidangan kecil pembuka dan dikonsumsi dengan tangan.

Menurut Chris, ada dua faktor yang membuat kedua makanan ini jadi favorit yakni udang menghidrasi tubuh dengan baik dan hors d'oeuvre alias horseradish memiliki rasa yang kuat dan lumayan efektif sebagai dekongestan.

Clayton bercerita dirinya sempat membawa makanan ringan 'khas' bumi ke luar angkasa seperti kukis, oreo dan lolipop.


"Istri saya mengirim popcorn karamel, yang diperbolehkan untuk dibawa, tapi astaga, segera setelah dibuka itu jadi bencana. Popcorn di mana-mana," katanya disusul tawa.

Meski boleh menyantap makanan apapun, Chris memberikan catatan bahwa makanan yang mudah rapuh bisa berbahaya. "Serpihan makanan bakal mengambang dan masuk ke mata dan terhirup," katanya. (rah/rah)