Cara Tepat Menolak Ajakan Bercinta dari Pasangan

cel & CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 30/04/2018 23:09 WIB
Cara Tepat Menolak Ajakan Bercinta dari Pasangan Ilustrasi bercinta (Thinkstock/gmast3r)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada kalanya pasangan tak memiliki gairah untuk bercinta.

Hanya saja, banyak pasangan yang merasa enggan atau tak enak untuk menolak permintaan pasangannya. Keengganan ini dikhawatirkan penolakan karena bisa berdampak buruk bagi pasangan, misalnya menurunkan rasa percaya diri pasangan.

Padahal sebenarnya, menolak permintaan pasangan untuk bercinta itu sah-sah saja.



Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Social and Personal Relationship menemukan bahwa selama menolak seks dengan cara yang positif maka tidak akan merusak hubungan.

Para peneliti di Kanada telah melakukan dua survei terhadap 642 orang dewasa. Dari penelitian tersebut mereka menemukan bahwa orang akan lebih menerima pasangan yang menolak mereka dengan cara yang meyakinkan.

Misalnya dengan mengatakan bahwa Anda mencintai mereka dan akan menebusnya. Dibandingkan dengan melakukan hubungan seks yang sebenarnya tidak diinginkan.

"Selama ini tidak selalu jelas apa yang dapat atau yang harus dilakukan orang untuk mempertahankan kualitas hubungan dan kehidupan seks mereka," kata penulis studi James Kim dari Universitas Toronto Mississauga kepada PsyPost, dikutip dari Refinery29.

"Waktu seseorang tidak dalam suasana hati ingin melakukan hubungan seks namun tetap mengatakan 'ya', hal itu semata-mata untuk mengindari perilaku yang menyakiti perasaan pasangan atau menghindari konflik yang akan terjadi ketika berkata tidak."

Salah satu responden, Talia (28) mengungkapkan bahwa saat ini dia merasa bahwa dia tak terlalu tertarik untuk melakukan hubungan seksual dengan pacarnya. Hal ini diakuinya merupakan faktor terbesar yang menyebabkan keretakan dalam hubungan mereka.


Talia sadar bahwa selama ini ia selalu memberi alasan yang kurang masuk akal seperti mengatakan, dirinya sedang sakit perut dan sakit kepala.

"Ketertarikan fisik saya padanya telah mati setelah bertahun-tahun kami bersama. Pasangan saya juga sudah dapat menebaknya dan sudah pasti bahwa alasan saya membuat semua hal makin runyam," kata Talia. (chs)