Bukan Cuma Tubuh, Kulit Juga Bisa Dehidrasi

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Rabu, 09/05/2018 16:33 WIB
Bukan Cuma Tubuh, Kulit Juga Bisa Dehidrasi ilustrasi kulit wajah (Thinkstock/shironosov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dehidrasi merupakan kondisi tubuh kehilangan atau kekurangan banyak cairan.

Tak hanya tubuh secara keseluruhan, kulit pun bisa mengalami dehidrasi. Seperti halnya tubuh, kulit yang kekurangan cairan bisa mengakibatkan terganggunya fungsi sel kulit.

Menurut Dokter Ratna Purnamasari, Medical Advisor PT Galenium Pharmasia Laboratories dehidrasi kulit berbeda dengan kulit kering. Kulit kering memiliki ciri tekstur kulit kasar, tipis, seperti berpetak dan bersisik. Kulit kering menjadi salah satu gejala atau awal dari dehidrasi kulit.



"Dehidrasi kulit ini (menyebkan) tekstur kulit berubah, elastisitasnya menurun, muncul keriput atau garis halus di wajah," katanya saat ditemui dalam peluncuran produk Oilum di Hongkong Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/5).

Kulit kering, lanjut Ratna, ditandai dengan berkurangnya aktivitas kelenjar minyak. Biasanya usia menjadi faktor utama tapi ada faktor-faktor lain yang membuat kulit menjadi kering seperti polusi, asupan cairan kurang, lingkungan yang menggunakan pendingin ruangan (AC) serta paparan sinar UV.

Ratna menambahkan penggunaan sabun muka yang tidak tepat juga bisa membuat kulit menjadi kering. pH wajah berkisar 5,5 sehingga jika menggunakan sabun muka dengan pH di atas 5,5 atau sabun dengan kandungan tinggi alkali, maka kulit jadi kering.

"Kita bisa tahu kalau setelah cuci muka, kulit terasa kencang atau seperti tertarik, nah itu biasanya pH nya tinggi atau kandungan alkalinya tinggi," imbuhnya.

Bagaimana agar kulit tidak dehidrasi?

Ratna menyarankan agar orang dapat memilih produk perawatan yang sesuai dengan tipe muka. Biasanya ada lima tipe yakni kulit kering, kulit berminyak, kulit sensitif, kulit normal dan kulit kombinasi.

"Untuk kulit kombinasi, ada area tertentu biasanya area T (kening hingga hidung) yang berminyak tapi area lain kering. Maka perlu cari produk perawatan yang bisa mengurangi kadar minyak tapi tidak membuat area yang kering makin kering," ucap Ratna.


Selain pemilihan produk, ia menyarankan untuk selalu memberikan asupan cairan yang cukup untuk tubuh. Ratna berkata, kulit yang terhidrasi akan siap menerima nutrisi yang diberikan. Ia memberikan contoh penggunaan produk perawatan kulit setelah mandi untuk mengikat kelembaban kulit agar tidak menguap begitu saja.

"Kulit kering tolong secepatnya dirawat. Jaga asupan cairan, hindari stres jaga diri dari polusi dan proteksi kulit dari sinar UV," katanya. (chs/chs)


BACA JUGA