Mencari Puluhan Spot Surfing Baru di Dunia

agr, CNN Indonesia | Rabu, 23/05/2018 18:18 WIB
Mencari Puluhan Spot Surfing Baru di Dunia Ilustrasi (AFP PHOTO / LEO CORREA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perkembangan wisata bahari tak lepas dari kedatangan para turis penjelajah yang mencari ombak atau terumbu karang untuk ditaklukan. Semakin baru tempatnya, maka destinasi wisata itu semakin ramai dikunjungi.

Indonesia yang dikaruniai kawasan perairan cantik mendapat keuntungan dari turis macam itu. Kedatangan mereka menghidupkan perekonomian masyarakat sekitarnya yang kemudian membangun tempat penginapan, tempat makan sampai sewa peralatan.

Selain penyelam, peselancar juga disebut sebagai turis yang tak peduli biaya dan waktu.


Mereka rela membangun tenda atau berkendara belasan jam untuk mencapai pantai dengan ombak terbaik.

Beruntung teknologi berkembang dengan pesat, karena kini para peselancar bisa menghemat waktu untuk menemukan lokasi gulungan ombak baru di dunia melalui layanan baru situs akomodasi Airbnb.

Bekerjasama dengan World Surf League, layanan baru ini menyediakan daftar puluhan destinasi surfing kelas dunia berikut tempat penginapan di sekitarnya.

Sebanyak 75 lokasi surfing ditawarkan dalam daftar tersebut.

Destinasi surfing yang bisa masuk dalam daftar tersebut wajib mendapat ulasan dari surfer profesional, pelatih surfing, dan pesohor yang memiliki pengaruh dalam dunia surfing.

Beberapa tempat yang masuk dalam daftar itu adalah Edouard and Antoine Delpero Surf School di Perancis, Saquarema di Brazil, Kepulauan Hawaii, dan Pulau Phillip di Australia.

Yang membanggakan, sejumlah sekolah surfing di Bali berada dalam peringkat teratas dalam daftar tersebut.

Co-Founder Airbnb, Brian Chesky, mengatakan kalau daftar tersebut dirilis karena tingginya tingkat pencarian turis yang ingin berkegiatan surfing dalam perjalanan wisatanya. 

Pada tahun 2017, sekitar 170 ribu orang mengunjungi situsnya untuk mencari hal yang terkait dengan kegiatan selancar.

"Surfing adalah salah satu hal yang paling ingin dilakukan oleh banyak orang saat mereka berwisata. Tidak peduli apakah mereka sudah mahir atau baru ingin mencoba, yang diincar adalah pengalamannya," ujar Brian Chesky, Co-Founder Airbnb, dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (23/5).

(ard)