FOTO: Wabah Ebola Merebak di Kongo

REUTERS, CNN Indonesia | Rabu, 23/05/2018 21:30 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Wabah ebola merebak di Republik Demokratik Kongo, Afrika. Dikutip dari Reuters, Selasa (22/5), dua orang lagi tewas akibat Ebola di sana.

Wabah ebola merebak di Republik Demokratik Kongo, Afrika. Dikutip dari Reuters, Selasa (22/5), dua orang lagi tewas akibat Ebola di sana, menambah daftar jumlah korban, yang tercatat telah menewaskan 27 orang sejak April. (REUTERS/Kenny Katombe)
Para ahli yang mempelajari virus Ebola sejak penemuannya pada 1976 di Kongo, mengatakan bahwa dugaan asalnya adalah kelelawar hutan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengampanyekan vaksin untuk menekan penyebaran ebola di Mbandaka, Kongo. (REUTERS/Kenny Katombe)
WHO mengatakan produsen vaksin Merck telah menyediakan 8.640 dosis vaksin dan tambahan 8.000 dosis yang diharapkan akan tersedia dalam beberapa hari mendatang. (REUTERS/Kenny Katombe)
Dikabarkan, lebih dari 11.300 orang tewas dalam wabah Ebola di negara-negara Afrika Barat, Guinea, Liberia, dan Sierra Leone antara 2013 dan 2016, di mana otoritas kesehatan dikecam secara luas karena tanggapan mereka yang lamban. (REUTERS/Kenny Katombe)
Kini, pemerintah dan mitra internasional mengerahkan sumber daya yang signifikan ke daerah terjangkit. Juru bicara WHO, Tarik Jasarevic mengatakan pejabat kesehatan memberikan vaksin eksperimental pada hari Senin (21/5) untuk 33 pekerja medis dan penduduk Mbandaka. (REUTERS/Kenny Katombe)
Vaksin memakan waktu tujuh hingga 10 hari untuk menghasilkan respons imun yang cukup kuat untuk memastikan seseorang terlindung sepenuhnya. Mereka yang divaksinasi diinstruksikan untuk kontrol infeksi dan praktik kebersihan yang sama ketatnya dengan siapa saja yang tidak divaksinasi. (REUTERS/Kenny Katombe)
Demi upaya atasi ebola, petugas kesehatan Kongo juga memberlakukan pengecekan pada penumpang pesawat Congo Airways saat mendarat di Mbandaka, Kongo. (REUTERS/Kenny Katombe)
Selain pemberian vaksin, pentingnya menjaga kebersihan juga disebarluaskan. Seorang anak mencuci tangannya sebagai upaya pencegahan melawan ebola di gereja di Mbandaka, Kongo. (REUTERS/Kenny Katombe)