FOTO: Sekolah Mengemudi untuk Wanita di Arab Saudi

REUTERS, CNN Indonesia | Minggu, 24/06/2018 15:53 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejak diberikannya izin mengemudi bagi perempuan di Arab Saudi, sekolah mengemudi kini mulai ramai peminat. Beberapa perempuan antusias mengikuti pelatihan.

Pada 24 Juni, perempuan Saudi diizinkan untuk mengemudi untuk pertama kalinya. Beberapa di antaranya mengikuti pelatihan di sekolah mengemudi di Saudi Aramco Driving Center di Dhahran. Maria al-Faraj salah satu di antaranya. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Selain Maria, ada juga Amira Abdulgader yang mengungkapkan dirinya ingin duduk di belakang kemudi, sebagai seseorang yang memegang kendali, dan bisa memberikan tumpangan ke ibunya di sampingnya. Suasana di Saudi Aramco Driving Center di Dhahran, Arab Saudi. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Maria dan Amira adalah dua dari sekitar 200 wanita di perusahaan minyak negara Aramco yang mendapat tawaran perusahaan untuk belajar mengemudi di Dhahran menyusul sejak diberikannya izin mengemudi bagi perempuan di sana. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Sekitar 5 persen dari 66.000 staf Aramco adalah perempuan. Itu artinya sekitar 3.000 lebih pada akhirnya dapat mendaftar di sekolah mengemudi. Beberapa tampak hadir mengantre menunggu giliran. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
September lalu, Raja Salman memutuskan mengakhiri larangan untuk pengemudi perempuan, yang dipertahankan selama beberapa dekade di Arab Saudi. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Akan tetapi putranya, Putra Mahkota yang berusia 32 tahun, Mohammed bin Salman, yang merupakan wajah revolusi sosial yang lebih luas. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Banyak anak muda Saudi menganggap ini sebagai bukti bahwa generasi mereka akhirnya mendapatkan bagian dari kontrol atas negara yang sebelumnya mengakar tradisi patriarkal. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Bagi Amira Abdulgader, 24 Juni adalah hari untuk merayakan perubahan itu, dan hanya ada satu orang yang ingin dia bagi yakni ibunya. (REUTERS/Ahmed Jadallah)
Kesempatan mengemudi sendiri memberi kemudahan bagi Maria dan Amira dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tampak Maria al-Faraj saat memberhentikan mobilnya di tanda berhenti selama pelatihan mengemudi di Dhahran, Arab Saudi. (REUTERS/Ahmed Jadallah)