Burung Purba Hinggap di Singapura

agr, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 16:01 WIB
Burung Purba Hinggap di Singapura Burung Shoebill. (WILDLIFE RESERVES SINGAPORE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meskipun era dinosaurus telah berakhir, namun beberapa spesies penyintas masih bisa dilihat secara langsung. Jika Indonesia punya satwa Komodo, kini Singapura kedatangan B.Rex (Balaeniceps rex) atau yang dikenal dengan nama Shoebill.

Shoebill didatangkan dari Qatar menuju Taman Burung Jurong. Kedatangan Shoebill terasa spesial, karena satwa yang masuk kategori terancam punah ini seakan mendapat rumah baru, setelah kehidupannya di rumahnya sendiri terancam.

Burung yang berasal dari kawasan tropis Afrika Timur ini, tersisa tidak lebih dari 8.000 ekor di alam liar. Sedangkan hanya ada 30 ekor burung Shoebill yang berada dalam pengawasan manusia untuk tujuan penelitian.


Sebenarnya pada tahun 1995 spesies burung ini sudah pernah ada di Taman Burung Jurong, namun satwa tersebut wafat tahun 2015.

Diharapkan kedatangan Shoebill kali ini bisa diternakkan oleh tim peneliti di Taman Burung Jurong.

Ada Burung Purba di Singapura B.Rex (Balaeniceps rex) atau yang lebih dikenal dengan nama Shoebill. (Foto: WILDLIFE RESERVES SINGAPORE)

Nama Shoebill diberikan karena bentuk paruhnya yang besar dan menyerupai sepatu. Namun hal itulah yang justru membuatnya memiliki penampilan ikonik.

Panjang paruh burung ini bisa mencapai lebih dari 20 centimeter, dengan ujung lancip yang berfungsi menjepit mangsa.

Burung ini biasanya mengonsumsi ikan, namun Shoebill juga memangsa hewan yang lebih besar lagi seperti hewan amphibi, ular, hewan pengerat, bahkan anak buaya.

Shoebill dapat hidup hingga usia 35 tahun

Taman burung Jurong berada di Bukit Jurong, Singapura. Dibuka pada tahun 1971, taman burung Jurong adalah yang terbesar di Asia dengan lahan seluas 20,2 hektare.

Ada sekitar 3.500 burung dari lebih dari 400 spesies yang ada di tempat ini. Bahkan tempat ini juga merupakan salah satu rujukan untuk konservasi satwa.

Atas koleksinya dan kesungguhan untuk melakukan konservasi, Taman Burung Jurong didatangi sekitar 800 ribu pengunjung dari seluruh dunia setiap tahunnya.

(ard)