Atlet-atlet 'Asian Games 2018' Diarahkan Berlibur ke Bali

Bowie Haryanto, CNN Indonesia | Selasa, 24/07/2018 15:39 WIB
Atlet-atlet 'Asian Games 2018' Diarahkan Berlibur ke Bali Ilustrasi wisatawan di Bali. (Foto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komite Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) akan mempromosikan Bali sebagai salah satu tempat wisata di Indonesia kepada para peserta Asian Games 2018.

Vice Director of Revenue INASGOC, Cahyadi Wanda, mengatakan Bali merupakan salah satu kota yang wajib dilewati obor api Asian Games 2018 karena nama besar salah satu tempat wisata terbaik di Indonesia tersebut.

Cahyadi mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat Bali dalam menyambut api obor Asian Games 2018, Senin (23/7).


Kemarin obor api Asian Games 2018 dibawa dari Banyuwangi, Pantai Kuta, dan bermalam di Tampak Siring.

"Kami bahagia melihat antusiasme masyarakat Bali menyambut obor api Asian Games 2018, hal-hal seperti ini yang menyatukan masyarakat, dan dukungan seperti ini yang kami butuhkan," ucap Cahyadi dalam acara salah satu hotel di Bali, Senin malam.

"Ayo kita sama-sama dukung Asian Games 2018, karena ajang ini bisa national branding bagi negara kita. Dengan penyelenggaraan yang baik, Indonesia bisa mendapat kepercayaan dari negara-negara peserta."

Cahyadi juga memastikan INASGOC akan berusaha mempromosikan Bali menjadi salah satu tempat wisata yang harus dikunjungi atlet-atlet negara peserta Asian Games 2018.

"Karena sampai saat ini Bali masih menjadi tempat wisata nomor satu di Indonesia," ujar Cahyadi.

Obor api Asian Games 2018 masih akan dikirab keliling Bali hari ini, Selasa (24/7). Setelah bermalam di Tampak Siring, obor api Asian Games 2018 akan dikirab ke Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Jumlah atlet yang terdaftar untuk Asian Games 2018 sudah mencapai 15 ribu orang, dan ofisial berjumlah 7 ribu orang.

Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali selama Januari-Mei 2018, sebanyak 2,38 juta orang.

Meskipun sempat terjadi kepanikan akibat erupsi Gunung Agung, namun pariwisata Bali kini kembali bergeliat.

(agr/ard)