Nyinyir Soal Pembantu, Selebgram Dipecat Brand Kosmetik

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 28/07/2018 10:53 WIB
Nyinyir Soal Pembantu, Selebgram Dipecat Brand Kosmetik Ilustrasi. (Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selebgram asal Kuwait, Sondos Alqattan, dipecat oleh sejumlah merk kosmetik ternama setelah diduga melontarkan pernyataan nyinyir terkait pekerja asing asal Filipina.

Sebelum dipecat, Alqattan yang berprofesi sebagai juru tata rias, mengunggah video mengenai kritiknya terhadap peraturan tenaga kerja baru yang ditetapkan pemerintah Kuwait.

Di Kuwait ada banyak pekerja asing asal Filipina. Jumlahnya mencapai 2,24 juta orang. Sebagian besar bekerja sebagai pembantu rumah tangga.


Beberapa pekan yang lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte sempat mengecam tak lagi mengirimkan penduduknya bekerja di Kuwait setelah kasus kematian salah satu penduduknya di sana.

Demi mengamankan hubungan antarnegara, pemerintah Kuwait lalu membuat aturan baru terkait pekerja asing asal Filipina.

Dalam peraturan baru tersebut, mereka diberi jatah libur setiap minggu sekaligus diizinkan menyimpan paspornya jika ada masalah penting.

"Jika libur setiap minggu, berarti mereka libur empat kali dalam sebulan. Kita tak pernah tahu apa yang akan mereka lakukan, apalagi mereka membawa paspornya," kata Alqattan dalam video yang kemudian viral.

Saat ini Alqattan memiliki 2,3 juta pengikut di Instagram, namun jumlahnya semakin berkurang setelah video tersebut tersebar dan mendapat kecaman dunia.

Sejumlah perusahaan kosmetik yang selama ini bekerjasama dengannya, seperti Shiseido, Mac, Max Factor, Phyto, Anastasia Beverly Hills, Chelsea Beautique, langsung membuat keterangan resmi bahwa mereka kecewa dengan pernyataan Alqattan dan akan mengakhiri kerja samanya.

"Kami ingin sosok yang menginspirasi kecantikan dan budaya. Kami ingin sosok yang dipercaya publik. Kami juga sangat menghargai hak asasi manusia. Shiseido tak lagi bekerjasama dengan Sondos. Kami tak berencala lagi melakukannya di masa depan," tulis Shiseido.

"Setelah kami mengetahui video tersebut, kami meminta cabang perusahaan kami di Kuwait untuk mengakhiri kerja sama dengan Alqattan. Kami sangat menjunjung tinggi nilai perusahaan kami yang tak mendukung aksi seperti itu," tulis Phyto.

[Gambas:Instagram]

Anastasia Beverly Hills ikut memberi pernyataan senada.

"Sondos tak lagi berhubungan dengan kami. Kami menghapus namanya dalam daftar duta Anastasia Beverly Hills," tulis perusahaan tersebut.

Mengetahui dirinya ditinggalkan oleh sponsor, Alqattan langsung mengunggah pernyataan baru, meski bukan permintaan maaf, melalui unggahan di Instagram.

"Paspor milik pekerja asing harus dipegang oleh pemberi kerja untuk melindungi pemberi kerja. Tak terkait negara asal sang pekerja asing," tulis Alqattan, yang juga mengaku tak pernah menyakiti pekerjanya.

"Terima kasih kepada semua orang yang mengatakan kalau saya hanya cantik dari luarnya saja. Mari bertemu sebelum menghakimi saya," lanjutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Alqattan belum membalas permintaan CNN Internasional untuk konfirmasi.

[Gambas:Instagram]

(ard)


ARTIKEL TERKAIT