Yang Bisa Dilakukan saat Tertinggal Kereta Terakhir di Jepang

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 02/08/2018 17:01 WIB
Yang Bisa Dilakukan saat Tertinggal Kereta Terakhir di Jepang Kereta Shinkanshen di Jepang. (Dok. Wikimedia/Andreateletrabajo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jepang terkenal sebagai negara dengan transportasi umumnya yang selalu tepat waktu. Jika tak ingin ketinggalan kereta misalnya, lebih baik menunggu 10 menit sebelumnya di stasiun.

Kereta di Jepang setiap hari beroperasi mulai pukul 5 pagi sampai pukul 1 malam. Di jam biasa kereta datang setiap tiga menit, sedangkan di jam sibuk kereta datang setiap 10 menit.


Tak hanya penduduk, kereta juga sering menjadi alat transportasi utama para turis, karena argo taksi terbilang sangat mahal.


Walau terkadang harus berdiri, tapi kereta di Jepang sangatlah nyaman.

Ketinggalan kereta bukan cerita baru di Jepang. Namun jika tertinggal kereta terakhir di tengah malam, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti yang dikutip dari Live Japan:

1. Karaoke

Banyak tempat karaoke di Jepang, tepatnya di pusat kota Tokyo. Selain tempat makan, banyak juga ruang bernyanyi di sana yang menawarkan layanan tempat menginap singkat.

Pilihlah paket 'unlimited' yang berlaku mulai pukul 10 malam. Dengan membayar mulai dari 2.500 Yen (sekitar Rp342 ribuan), turis bisa bernyanyi dan mendapatkan minuman sepuasnya.


2. Spa

Ketinggalan kereta juga bukan alasan jadi frustasi di Jepang, karena turis bisa mendatangi spa untuk berendam air hangat.

Sama seperti tempat karaoke, spa di Jepang juga menyediakan tempat menginap dengan tarif mulai dari 3.000 Yen (sekitar Rp389 ribuan) per 10 jam.

[Gambas:Instagram]

3. Hotel Kapsul

Tren hotel kapsul berawal dari Jepang, karena banyak penduduknya yang merasa perlu melelapkan diri di tengah hari atau saat ketinggalan kereta di tengah malam.

Pilihlah hotel kapsul dengan tempat penitipan barang yang aman dan kamar mandi yang bersih, agar tidur jadi semakin nyenyak.


4. Kafe Manga atau Kafe Internet

Kongko di kafe manga (komik) dan kafe internet menjadi kegiatan sehari-hari sebagian besar penduduk di Jepang.

Banyak kafe macam ini yang buka 24 jam sekaligus menyediakan restoran dan bar.

Tarif kongko di sini mulai dari 1.000 Yen (sekitar Rp129 ribu) per lima jam.

5. Restoran

Kawasan Shibuya, Shinjuku, Ikebukuro, dan Ginza memiliki banyak tempat makan yang buka selama 24 jam. Pilihannya mulai dari restoran keluarga sampai khusus pengunjung dewasa.

Sebelum jauh-jauh berjalan kaki, sebaiknya cek dulu jadwal buka dan tutup restoran yang akan dituju.

[Gambas:Instagram]

(ard)