Menu Santap Malam Jokowi dan Koalisi di Plataran Menteng

Agnes Savithri, CNN Indonesia | Kamis, 09/08/2018 22:38 WIB
Menu Santap Malam Jokowi dan Koalisi di Plataran Menteng Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia -- Joko Widodo beserta koalisi pendukungnya datang ke restoran Plataran Menteng di kawasan Jakarta Pusat untuk melakukan finalisasi pencalonannya sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019.

Dalam kesempatan ini dia juga mengumumkan nama cawapres yang akan mendampinginya, Ma'ruf Amin. Hadir dengan busana bergaya santai, berikut menu makanan yang Jokowi beserta koalisinya santap di Plataran Menteng.

Cluster Marketing Communications Plataran Indonesia Espiralina Puspa Tania menjelaskan lima menu makanan yang disantap Jokowi dan koalisi.


"Menu nya biasa saja, sop oyong telor puyuh, udang gandum, tahu jamur, ayam panggang aroma special dan dan sayur tujuh rupa," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/8).
Sop oyong telor puyuh merupakan salah satu menu di Plataran Menteng yang terbuat dari oyong, telur puyuh, bakso ikan, ayam, jamur shimeji dan jahe. Seluruh komponen makanan tersebut disajikan dengan sup bening.

Menu berikutnya udang gandum merupakan salah satu menu favorit restaurant tersebut. Udang besar yang digoreng dan disajikan dengan sereal gandum lengkap dengan cabai dan jeruk nipis.

Sedangkan untuk Sayur Tujuh Rupa merupakan campuran berbagai sayuran, fishcake, beancurd, bawang putih ditambahkan dengan saus tiram.

Selain ketiga menu di atas, Jokowi pun turut menyantap ayam panggang aroma spesial yakni ayam panggang yang disajikan lengka dengan salad daun pepaya.
Terakhir, tahu jamur yakni tahu yang dibuat homemade dilengkapi dengan berbagai jenis jamur yang dimasak bersamaan.

Plataran Menteng merupakan restoran yang berada di kawasan elit jalan HOS. Cokroaminoto no.42 Menteng. Restoran ini berdiri di kawasan seluas 1.500 meter persegi. Nama Plataran sendiri memiliki arti 'tempat yang paling disukai Tuhan'.

Restoran ini merupakan salah satu restoran 'antik' dengan desain rumah bergaya kolonial zaman dulu dan merupakan bangunan bersejarah. (age/age)