7 Lokasi Wisata Musim Gugur Terbaik

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 24/08/2018 15:11 WIB
Dedaunan berwarna oranye yang berjatuhan menjadi pemandangan romantis di musim gugur yang diincar turis. Suasana musim gugur di Tokyo, Jepang. (CNN Indonesia/Rosmiyati Dewi Kandi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dedaunan berwarna oranye yang berjatuhan dari pohon menjadi pemandangan romantis di musim gugur yang biasanya berlangsung mulai dari bulan September sampai November.

Kawasan New England, Amerika Serikat, selama ini menjadi lokasi terbaik untuk menikmati nuansa tersebut. Namun sebenarnya ada sejumlah destinasi wisata musim gugur lainnya yang tak kalah menarik:


1. Kilpisjärvi, Finlandia


Kilpisjärvi adalah desa kecil yang berada di utara Finlandia. Desa ini juga berada dekat dengan perbatasan Norwegia.

Medan desa ini perbukitan dengan alam yang masih lestari. Tak sedikit fotografer yang datang ke sini untuk mengabadikan pemandangannya.

Suasana desa yang tenang membuat wisata musim gugur bersama keluarga atau pasangan lebih terasa syahdu.

Ruska (warna musim gugur, dalam bahasa Finlandia) adalah atraksi utama di sini.

Jika beruntung di desa ini turis juga bisa menyaksikan fenomena Cahaya Utara.

[Gambas:Instagram]


2. Lake Bled, Slovenia

Danau, kastel, pegunungan dan pepohonan berwarna oranye bakal menyambut turis yang berwisata musim gugur di sini.

Selain bisa dari tepi danau, tersedia juga layanan perahu agar turis bisa mengabadikan seluruh sudut kawasan ini.

[Gambas:Instagram]


3. Taman Nasional Seoraksan, Korea Selatan

Seluruh pepohonan yang tumbuh di Taman Nasional Seoraksan bakal berubah warna menjadi oranye saat musim gugur. Sehingga dari kejauhan kawasan ini tampak seperti terbakar api.

Ada puncak Ulsanbawi yang bisa didaki untuk menuju Kuil Sinheungsa. Yang sudah lelah berkeliling bisa berendam mata air panas alami di dekatnya.

[Gambas:Instagram]

4. Muskoka, Kanada

Turis pecinta alam pasti bingung jika harus diminta memilih kegiatan wisata. Pasalnya ada banyak kawasan hijau di negara ini yang bisa dijelajahi.

Bagi yang ingin menjelajah sambil berfoto di musim gugur, kawasan Muskoka bisa didatangi.

Tak perlu takut tersesat, karena ada tanda jalan 'Muskoka Fall Colour Routes' yang bakal memandu turis.

[Gambas:Instagram]

5. Kyoto, Jepang

Selain hanami (piknik musim mekar Sakura, dalam bahasa Jepang, momijigari (piknik musim gugur) juga menjadi tradisi unik di Negara Matahari Terbit.

Pusat momijigari berlokasi di Kyoto, kawasan yang dikelilingi kuil dan istana kuno.

Daun-daun berguguran dari Pohon Maple di sini bisa dinikmati turis sambil berperahu di Sungai Hozu.

[Gambas:Instagram]

6. Arrowtown, Selandia Baru

Selain Australia, Selandia Baru juga sedang menjadi destinasi wisata yang 'hits' di kalangan turis.

Negeri Kiwi tak ketinggalan menyajikan destinasi wisata musim gugur yang romantis, tepatnya di kawasan Arrowtown.

Di kawasan ini juga digelar Arrowtown Autumn Festival setiap tahunnya.

Berbeda dengan negara yang berada di Belahan Bumi Utara, Selandia Baru berada di Selatan, sehingga musim gugur di sini berlangsung mulai dari bulan Maret sampai April.

[Gambas:Instagram]

7. Patagonia, Argentina dan Chile

Kawasan pegunungan Patagonia berbatasan langsung dengan Argentina dan Chile. Musim gugur di sini berlangsung mulai dari bulan April sampai Mei.

Menjelajah kawasan sambil berkuda bisa menjadi pengalaman wisata musim gugur yang tak terlupakan.

[Gambas:Instagram]

(ard)