Melepaskan Tukik-tukik ke Laut di Sanur Village Festival

Kemenpar, CNN Indonesia | Jumat, 24/08/2018 18:33 WIB
Melepaskan Tukik-tukik ke Laut di Sanur Village Festival Menteri Arief Yahya ikut serta dalam kegiatan pelepasan tukik di Pantai Sanur. (Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pantai Sanur, Bali, menjadi lokasi pelepasan anak penyu atau tukik dalam Sanur Village Festival yang digelar pada Kamis (23/8).

Merayap di pasir dan terhempas ombak, tukik-tukik itu berupaya menuju lautan. Mereka menjadi pusat perhatian para wisatawan yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa.

Di tengah keramaian, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga tak kalah antusias, larut dalam kegiatan ini.


"Ini bukti kuatnya Sanur Village Festival. Festival ini bukan hanya fokus terhadap atraksi pariwisata, tetapi juga turut serta beraksi melestarikan lingkungan. Semakin dilestarikan semakin mensejahterakan," ujar Arief Yahya sesaat setelah pelepasan tukik.
Hembusan pelestarian lingkungan pun tak berhenti disitu. Ada aksi hijau dan lestari yakni penanaman terumbu karang, pembersihan pantai dari sampah, penanaman bibit mangrove, penanaman pohon langka, edukasi lingkungan hidup maupun kampanye hijau.

Menariknya, seluruh program tersebut melibatkan warga dan wisatawan.

"Program-program seperti ini harus dicontoh oleh daerah lainnya untuk memperkuat atraksi pariwisata mereka. Karena pariwisata berkelanjutan merupakan tren terkini yang menjadi incaran wisatawan dunia," lanjut Arief.

Ia juga menjelaskan bahwa program pariwisata berkelanjutan juga semakin meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.

"Berdasarkan Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI), World Economic Forum (WEF), tahun 2017 daya saing pariwisata Indonesia naik ke peringkat 42 dari peringkat 50 di tahun 2015," ungkapnya.

Arief berpendapat bahwa kekayaan alam dan budaya Indonesia, keduanya harus dilestarikan.

"Kemenpar akan terus mendorong festival-festival yang mengangkat isu pelestarian lingkungan seperti Sanur Village Festival ini. Komitmen kami adalah menjadikan pariwisata sebagai leading sector perekonomian masyarakat. Hanya dengan pariwisata berkelanjutan lah hal itu dapat terwujud," ujar menteri asal Banyuwangi tersebut. (stu)