6 Tanda Belum 'Move On' dari si Dia

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Rabu, 05/09/2018 07:45 WIB
6 Tanda Belum 'Move On' dari si Dia Ilustrasi. (CNN Indonesia/Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Melupakan mantan kekasih memang bukan hal yang mudah. Meski mengklaim telah melupakannya, tetap saja bayang-bayang si dia terkadang muncul tak diundang.

Perasaan belum bisa 'move on' yang Anda rasakan tak bisa disembunyikan, apalagi di depan teman-teman. Sebab, ada beberapa sikap atau tingkah laku seseorang yang menandakan bahwa dirinya belum bisa beralih sepenuhnya dari si 'orang lama'.

Seorang psikolog klinis dari North London Hospital, Georgia Henderson menuturkan kepada Cosmopolitan enam tanda untuk mengenali seseorang yang belum bisa lepas dari kenangan lalu.



1. Mencoba membuat mantan cemburu

Cemburu adalah reaksi yang diharapkan oleh pasangan. Namun, seseorang yang belum 'move on' masih berusaha membuat si mantan cemburu.

"Anda biasanya akan fokus pada respons emosional dia (mantan) daripada apa yang terjadi pada hidup Anda sekarang," ujar Georgia.

2. Memulai drama

Sebenarnya, tak jadi soal jika Anda ingin mencurahkan isi hati pada sahabat soal kandasnya hubungan Anda dengan si dia. Namun, jika obrolan itu dilakukan secara konstan sembaru menganalisis kandasnya hubungan atau berharap untuk mendapatkan pembelaan dari teman, itu bisa berarti Anda belum bisa melepaskan diri dari si dia.

3. Mencari tahu apa yang salah

Georgia menyebut bahwa terkadang seseorang menjadi jujur ketika mereka baru saja mengalami putus cinta. Namun, dalam kondisi ini, biasanya seseorang akan memiliki rasa ingin tahu yang lebih tentang kesalahan apa yang dibuatnya,

"Tak selalu salah jika seseorang mencari alasan logis dengan bertanya pada mantan tentang kesalahan apa yang dilakukannya," kata Georgia.


4. Sering cek media sosial

Media sosial kini menjelma layaknya 'diary' digital seseorang. Georgia menandai seseorang yang belum 'move on' bakal getol mengecek laman media sosial mantan.

"Sebaiknya Anda tidak lagi berteman atau mengikuti si mantan," imbuh Georgia.

5. Mabuk dan menghubungi mantan

Setiap orang punya cara berbeda saat meluapkan emosi negatif, khususnya rasa sedih akibat putus cinta. Ada di antara mereka yang melepaskan diri dari rasa sedih dengan cara mabuk-mabukan.

Namun, mabuk-mabukan bukan perkara mudah. Apalagi jika kondisi mabuk itu diikuti dengan menghubungi mantan kekasih tanpa sadar.

"Minum terlalu banyak dan menelpon mantan untuk berbicara atau kadang hanya mendengarkan pesan suara secara terus-terusan, semuanya mengkhawatirkan," kata Georgia.


6. Sering membandingkan

Putus cinta biasanya menjadi momen bagi Anda untuk membandingkan siapa pun dengan mantan kekasih. Namun, Georgia mengingatkan, bahwa kebiasaan membandingkan hanya akan berujung pada putus asa. (asr/chs)