Pihak sekolah berpendapat, jika kursi-kursi ditiadakan, maka para siswa tidak akan menghabiskan waktu lama di kantin.
"Untuk selanjutnya, kami akan mendesain meja khusus untuk makan sembari berdiri. Rata-rata makan siang selama 10 menit itu cukup," kata salah satu staf sekolah lewat video yang viral di media sosial, mengutip Oddity Central (5/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan sekolah pun menuai kritik. Warganet menganggap keberadaan kursi di kantin tidak akan mengganggu performa siswa di sekolah. Langkah meniadakan kursi di kantin dinilai bakal menimbulkan kebiasaan makan yang tidak sehat.
Langkah kontroversial ini diyakini terinspirasi dari sebuah aturan yang disebut 'pabrik gaokao'. Aturan itu diterapkan di sejumlah sekolah menengah di Cina dengan tujuan agar siswa dapat menembus perguruan tinggi prestisius Gaokao. Gaokao dikenal sebagai salah satu universitas di Cina dengan ujian masuk yang sulit.
Pada beberapa sekolah, kelas dimulai pukul 05:30 setiap hari. Bahkan, ada pula sekolah yang memasang dua tangki pada pintu masuk untuk memotivasi siswa.
Akan tetapi, para siswa yang belajar dengan aturan 'pabrik gaokao' mengeluhkan rasa lelah meski terdapat kursi di kantin mereka. (els/asr)