Aksi Terjun Payung Meriahkan Sail Moyo Tambora 2018

Kemenpar, CNN Indonesia | Senin, 10/09/2018 19:01 WIB
Aksi Terjun Payung Meriahkan Sail Moyo Tambora 2018 Aksi delapan penerjun payung menjadi salah satu penarik perhatian dalam rangkaian acara Sail Moyo Tambora 2018. (Dok. Kementerian Pariwisata)
Sumbawa, CNN Indonesia -- Pembukaan acara yang masuk dalam Calendar of Event Kementerian Pariwisata, Sail Moyo Tambora 2018 menyajikan berbagai atraksi seru, salah satunya yang paling menarik perhatian adalah atraksi delapan penerjun payung, Pelabuhan Badas, Sumbawa, NTB, Minggu (9/9).

Pandangan mata seluruh pengunjung langsung tertuju ke udara begitu delapan penerjun keluar dari pesawat. Aksi ini rupanya menjadi salah satu yang paling ditunggu.

Ke-8 penerjun itu berasal dari Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Yang lebih seru lagi, mereka terjun dengan menggunakan pakaian khas Sumbawa, membuat sambutan menjadi lebih meriah lagi.


Pembukaan Sail Moyo Tabora 2018 juga dilengkapi dengan atraksi marching band dari Politeknik Pelayaran Surabaya serta aksi sailing pass oleh 248 perahu nelayan. Para nelayan ini menghiasi kapal-kapalnya dengan bendera dan pernak-pernik lainnya.

"Selamat datang di pembukaan Sail Moyo Tambora 2018. Silakan menikmati indahnya matahari di Pelabuhan Badas. Sekarang bapak dan ibu serta para wisatawan berada di tanah Sumbawa, NTB. Tanah yang sering disebut Tana Intan Bualeng. Seperti logam mulia di sini yang nantinya bercahaya, " ujar Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi.

Gubernur yang kerap disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu mengapresiasi seluruh pihak yang menyukseskan Sail Moyo Tambora 2018 seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Menteri Pariwisata Arief Yahya. Sebab, pihak-pihak ini terus mendorong bangkitnya pariwisata di NTB.

"Terima kasih pemerintah pusat yang tidak putus membantu infrastruktur di NTB. Serta terimakasih Pak Menpar Arief Yahya yang mendorong kebangkitan pariwisata di NTB pasca gempa yang kami alami sebulan terakhir ini. Semoga event ini menjadi puncak kebangkitan NTB," ujarnya.

Menurut TGB, Kabupaten Sumbawa memiliki destinasi kelas dunia, seperti Samota. Samota sendiri akronim untuk nama tiga kawasan wisata di Sumbawa yakni Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora.

"Kita memiliki pulau yang sangat terkenal keindahannya oleh siapapun wisatawan mancanegara. Bahkan mendiang Lady Diana juga sempat hadir di sana," katanya.

Kawasan Samota diharapkan menjadi salah satu masa depan NTB dan menjadi masa depan Indonesia juga karena panorama alam dan keindahannya.

"Penanganan infrastruktur darat, laut dan udara terus dibenahi. Ketika infrastruktur ini datang harus diimbangi dengan Pengembangan SDM masyarakat. Kami berharap Santong sebagai destinasi inti di Samota bisa ada Pelabuhan. sehingga wisatawan semakin mudah ke sana," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengapresiasi atas suksesnya pembukaan Sail Moyo Tambora 2018. Ia berharap acara-acara seperti ini bisa menghasilkan sesuatu, terutama untuk wisata bahari.

"Untuk diketahui, jumlah kunjungan wisatawan yang sebesar 60 persen yang ke Indonesia, bukan dari sail-sail seperti ini. 60 persen itu di coastal area, yaitu pantai. Dan hanya 25 persen terkait dengan sail. Serta hanya 15 persen yang menyukai underwater," ujar Arief.

Arief menjelaskan, pendapatan paling besar adalah dari kapal pesiar. Sebab, para penumpang kapal melakukan pengeluaran mencapai US$100 ribu per orang. Waktu tinggal mereka juga cukup panjang, hingga berbulan-bulan.

"Mereka di Indonesia kurang lebih tiga bulan. NTB sendiri sangat potensial menerima para yachter. Sumbernya ada dua, yaitu di pintu masuk dari Singapura dan dari Darwin Australia," pungkas Arief. (akf/stu)