Digaji US$300, 'Kelinci Percobaan' Akan Uji Efek Diet Alpukat

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 16/09/2018 00:47 WIB
Digaji US$300, 'Kelinci Percobaan' Akan Uji Efek Diet Alpukat Ilustrasi (Silverstylus/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apakah Anda penyuka alpukat? Jika iya, ada empat universitas di Amerika Serikat yang membutuhkan Anda.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Loma Linda University, Penn State University, Tufts University, dan University of California bakal membayar Anda sebesar US$300 untuk mengonsumsi alpukat setiap hari selama enam bulan. Selain itu, ada 'hadiah' tambahan berupa 24 buah alpukat untuk masing-masing peserta.

Penelitian bertajuk "The Habitual Diet and Avocado Trial" ini mencari sebanyak 250 peserta untuk mencari tahu apakah alpukat bisa membantu penurunan berat badan atau tidak.


Namun, tak semua orang bisa ikut serta dalam studi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk berpartisipasi dalam penelitian.

Selain harus berusia 25 tahun ke atas, Anda juga harus memeriksakan kesehatan dengan menjalani dua pemindaian MRI perut dan bersedia melakoni diet nutrisi.

Alpukat menjadi salah satu buah 'primadona' bagi para pencinta diet. Selain mengandung vitamin A, B, C, D, dan K, alpukat juga kaya nutrisi penting seperti zat besi, fosfor, magnesium, dan potasium. Selain itu, alpukat juga dikenal kaya lemak yang baik bagi kesehatan jantung.

"Kandungan lemaknya yang tinggi membuat pandangan yang menyebut bahwa alpukat bisa membantu penurunan berat badan menjadi tidak logis," ujar para peneliti dari Loma Linda University, dilansir dari CNN.

Lantaran itu, Direktur Pusat Nutrisi, Gaya Hidup, dan Pencegahan Penyakit Loma Linda University, dr Joan Sabate, menyebut bahwa penelitian tersebut bakal memverifikasi apakah makan satu buah alpukat per hari benar-benar bisa membantu penurunan berat badan.

Selain itu, penelitian juga bakal menguji manfaat lain alpukat terhadap penyakit kardiovaskular atau jantung.

Sebelumnya, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association menemukan bahwa mengganti lemak jenuh dengan satu buah alpukat satu hari mampu menurunkan tekanan darah. Pengujian studi ini bakal dilakukan oleh Penn State University.

(sen/asr)