'Mimpi Buruk' Alam Imajinasi Fesyen Wilsen Willim

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Kamis, 13/09/2018 20:23 WIB
'Mimpi Buruk' Alam Imajinasi Fesyen Wilsen Willim Koleksi Wilsen Willim: (Dok. IFC)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mimpi buruk tak bakal selamanya jadi mimpi buruk yang menakutkan dan menyeramkan.

Sebaliknya, mimpi buruk terkadang bisa menjadi sebuah karya menarik yang dituangkan lewat siluet dan juga warna-warna busana.

Desainer muda Wilsen Willim mengubah mimpi buruknya menjadi sebuah pagelaran busana yang memukau.



"Tema yang saya ambil adalah nightmare," kata Wilsen saat 23 Fashion District di Bandung, beberapa waktu lalu.

"Saya (aliran) surealism. Saya terinspirasi dari diri saya ketika usia 15 tahun dan masih menjadi mahasiswa seni. Saat itu saya dapat tugas untuk mendokumentasikan tidur saya, setiap tiga jam sekali."

'Ketakutan' dan juga imajinasi dalam dunia mimpi digambarkan Wilsen dalam detail busananya.

'Mimpi Buruk' Alam Imajinasi Fesyen Wilsen WillimFoto: Dok. IFC

Kreasi Wilsen sebagian besar didominasi dengan warna hitam dan putih polos. Namun dia juga memberikan sentuhan motif garis yang sederhana dalam beberapa piece busananya.

'Mimpi Buruk' Alam Imajinasi Fesyen Wilsen WillimFoto: Dok. IFC

Dalam cerita mimpi buruk Wilsen, garis hitam putih ini menjadi sebuah perlambang batas tipis antara mimpi dan kenyataan.

Kemeja panjang asimetris dengan detail serut puff di tangannya. Celana lebar dengan aksen lipit dan juga detail 'apron' di sisinya, desain blazer berkerah lebar yang dipadukan dengan kemeja putih polos, blazer panjang, sampai celana chino juga dihadirkannya.

Wilsen menggambarkan mimpi buruknya lewat detail cut out dan potongan asimetris pada beberapa piece busananya.

"Potongan-potongan ini merefleksikan every form of art, inspiration of movement of fear." (chs)