Satu Dekade, Victoria Beckham Debut di Kampung Halaman

Tim, CNN Indonesia | Senin, 17/09/2018 12:28 WIB
Satu Dekade, Victoria Beckham Debut di Kampung Halaman Victoria Beckham. (JP Yim/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Victoria Beckham rayakan 10 tahun kariernya di dunia mode dalam gelaran London Fashion Week (LFW). Momen itu menjadi debut labelnya di kampung halamannya, Inggris.

Selama 10 tahun, Beckham telah membuktikan bahwa terjunnya dia ke dunia mode bukan urusan coba-coba. Jebolan grup vokal Spice Girls itu sukses mengatur 'kerajaan' fesyennya sendiri. Keempat label yang digawanginya 'mejeng' di lebih dari 400 retail di 50 negara.

"Hari ini adalah sebuah catatan sejarah, 10 tahun perayaan kami, dan pertunjukan pertama saya di London. Saya sangat bahagia bisa pulang merayakan musim ini," ujar Beckham, mengutip AFP.


Sepuluh tahun bukan perjalanan singkat. Beckham sempat dihadapkan dengan tantangan yang menakutkan dalam persaingan industri mode yang begitu kompetitif.


Namun, kerja keras Beckham terbayar. Perlahan, dia memperoleh pengakuan secara luas, tak terkecuali sosok jenius di balik label Chanel, Karl Lagerfield.

Awalnya, Beckham kerap dianggap sebagai selebriti 'aji mumpung' yang memanfaatkan ketenarannya untuk terjun ke dunia mode tanpa bekal pendidikan apapun.

"Lewat kerja keras dan tekad, dia (Beckham) telah membuktikan bahwa semua kritik di awal adalah salah," ujar Andrew Groves, seorang profesor desain mode di University of Westminster.

Kembali usung 'classic chic'

Mengutip Vogue, model Stella Tenant membuka pertunjukan koleksi spring/summer 2019 Victoria Beckham. Dia mengenakan setelan serba putih berupa blazer dan celana panjang.

Model 47 tahun yang tetap segar dan awet muda ini seolah ingin menunjukkan pada penikmat fesyen bahwa koleksi yang dikenakannya kembali menyematkan gaya 'classic chic' ala Victoria Beckham. Gaya ini pula yang membuat nama Victoria Beckam dikenal di dunia mode.

[Gambas:Instagram]

"Koleksi ini seperti mengenang kembali, tetapi juga melihat ke depan. Ini mengeksplorasi ciri khas label, identitas yang saya bangun selama 10 tahun sejak pertunjukan pertama," ujar Beckham.

Garis halus, perpaduan antara maskulin dan feminim, motif, campuran warna-warna tak biasa telah menjadi ciri khas Beckham sejak awal kemunculannya.

Beckham juga bermain dengan warna-warna kontras. Permainan itu dia tampilkan dengan mencampur beberapa warna favoritnya--hitam, putih, dan abu-abu--dengan warna biru dan rubi.

Tak cuma itu, Beckham juga memadukan ginger jacket dengan garis merah atau ungu pada bagian atas serta rok sifon hijau plus jaket bermotif bunga.

Di samping warna, dia juga memberikan banyak pilihan siluet, seperti celana panjang berpotongan lebar, rok midi maupun panjang, potongan loose atau pas badan. Ragam siluet ini diwujudkan pula ke dalam beragam bahan seperti brokat dan satin. "Ada kesan ringan, tetapi tetap modern," kata dia.

Namun, gaya yang diusung Beckham tak melulu klasik. Dia berani melangkah keluar dari 'zona aman' dengan merengkuh warna-warna 'jreng' seperti oranye neon, hijau mint, dan ungu.

"Ini adalah perjalanan yang luar biasa, bahkan saat sesuatu jadi begitu menantang. Saya belajar dengan sangat cepat," ucapnya saat wawancara dengan surat kabar The Daily Telegraph beberapa waktu lalu. (els/asr)