Pesan Damai Ditebar dalam Festival Pesona Danau Limboto

Kemenpar, CNN Indonesia | Minggu, 23/09/2018 13:49 WIB
Pesan Damai Ditebar dalam Festival Pesona Danau Limboto Tarian Popa-Eyato membuka Festival Pesona Danau Limboto 2018 di Gorontalo pada Kamis (20/9) malam, pesannya soal perdamaian. (Foto: Dok. Kemenpar)
Gorontalo, CNN Indonesia -- Tarian Popa-Eyato membuka Festival Pesona Danau Limboto 2018 di Gorontalo pada Kamis (20/9) malam.

Tarian Popa-Eyato secara umum merupakan kisah antara dua pemimpin yakni Raja Popa di Limboto dan Raja Eyato di Gorontalo di sekitar abad ke-17. Keduanya dikenal kerap terlibat perang.

Namun, Raja Popa dan Raja Eyato bersepakat mengakhiri masa-masa perang di suatu danau, yang akhirnya dikenal sebagai Danau Limboto. Peristiwa itu kemudian disebut sebagai Perjanjian Damai Popa-Eyato.



Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty mengatakan Festival Pesona Danau Limboto memiliki kemasan yang bagus.

"Ini event yang sangat bagus. Apalagi pembukaan dilangsungkan di Danau Limboto. Suasananya semakin keren," kata dia.

Selain tari Popa-Eyato, atraksi budaya lain yang disuguhkan saat pembukaan antara lain Tidi Lo Bituo, Mailadungga, Biteya dan Saronde.


Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, berharap acara itu bisa menjadi momentum untuk mengangkat pariwisata daerahnya.

"Festival Danau Limboto adalah momentum yang tepat untuk mengembangkan pariwisata Kabupaten Gorontalo. Apalagi ada banyak agenda di dalamnya," kata Nelson, saat membuka festival.

Agenda yang terdapat di Festival Pesona Danau Limboto antara lain fun bike, Dulamayo Adventure, color run, pameran, lomba foto dan lomba video.

Di hari kedua, Jumat (21/9), festival dimeriahkan dengan Multi Ethnic Carnival. Dalam kegatan ini, para peserta menampilkan beragam kreativitas kostum.


Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan respons positif terhadap acara tersebut. Dia menuturkan nilai budaya selalu mampu menarik perhatian wisatawan.

"Namanya budaya, semakin dilestarikan semakin tinggi nilainya. Nilai budaya inilah yang ingin disaksikan wisatawan. Jadi silahkan eksplorasi budaya dan alam agar pariwisata semakin oke," katanya. (asa)